Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Hamil tidak menjadi penghalang wanita dalam beraktvitas. Ibu masih boleh berpergian ke sana ke mari, termasuk mengendarai mobil.
Mengemudi saat hamil kerap mengundang kontroversi. Padahal, menyetir saat hamil tidak menjadi masalah selama kondisi kesehatan ibu baik-baik saja.
Dokter Rumah Sakit Pertamina, Daniel Bramantyo menjelaskan jika sesungguhnya tidak ada larangan bagi wanita yang sedang hamil untuk berkendara. Akan tetapi wanita tetap harus memantau besar kandungannya.
" Sebenarnya boleh saja wanita hamil mengendarai mobil. Namun tergantung dari besar perutnya, karena itu mempengaruhi posisi berkendara," kata dr. Daniel di acara Chevrolet Trailblazer Health Fun Drive & Ride Experience, Jakarta Selatan, Rabu kemarin.
Ibu hamil yang ingin berkendara tidak memiliki pantangan khusus, hanya saja harus memperhatikan bagaimana posisi duduk yang nyaman ketika berkendara.
" Untuk posisi duduk saat berkendara harus lebih tegak. Karena tidak boleh terlalu landai dan bungkuk," paparnya.
Posisi duduk dengan sudut 90 sampai 100 derajat merupakan pilihan tepat agar janin tetap merasa rileks. Perhatikan jarak antara dada, perut dan juga stir mobil agar tidak terlalu dekat.
" Kalau jarak dada dan stir 25 sentimeter, tapi jarak perut tetap dekat. Kalau tangannya panjang berarti bagus dan masih bisa bawa mobil karena posisi 110 derajat. Karena posisi kaki ke pedal gas belum tentu sama," imbuhnya.
Selain itu, Sahabat Dream yang sedang hamil disarankan untuk tidak mengendarai mobil dengan jarak jauh. Waktu ideal berkendara selama hamil berkisar antara 1-2 jam saja.
Laporan: Ratih Permata Sari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya