Ikat Pinggang Terlalu Ketat Risiko Kanker Tenggorokan

Reporter : Kusmiyati
Rabu, 18 Maret 2015 11:15
Ikat Pinggang Terlalu Ketat Risiko Kanker Tenggorokan
Mengenakan ikat pinggang atau belt terlalu ketat menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan. Para peneliti dari Glasgow dan Strathclyde Universitas mengatakan hal ini berisiko kanker esofagus.

Dream - Mengenakan ikat pinggang atau belt terlalu ketat menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan. Tak hanya menyakiti bagian perut, kebiasaan ini berisiko kanker tenggorokan.

Ahli di Skotlandia percaya sabuk ketat bisa memaksa asam lambung naik sampai ke kerongkongan yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan.

Dikutip Dailymail, Rabu 18 Maret 2015, hal tersebut meningkatkan kemungkinan kanker esofagus. Para peneliti dari Glasgow dan Strathclyde Universitas dan Rumah Sakit Umum Selatan percaya risikonya paling besar pada orang yang memiliki kelebihan berat badan.

Para peneliti melibatkan 24 sukarelawan yang tidak memiliki riwayat refluks asam. Peneliti melakukan pengukuran saat mereka menggunakan sabuk dan tidak untuk perbandingan.

Hasil penelitian menemukan ketika para peserta mengenakan sabuk ketat mereka lebih mungkin untuk menderita refluks asam, terutama pada orang-orang gemuk.

" Mengenakan sabuk ketat, terutama jika Anda kelebihan berat badan membuat kerusakan pada katup antara perut dan tenggorokan itu. Hal ini menyebabkan asam lambung bocor ke atas ke tenggorokan," ujar Peneliti, Profesor Kenneth McColl dari Lembaga Glasgow University of kardiovaskular dan ilmu kedokteran.

Kerusakan pada kerongkongan akibat asam dapat menyebabkan rasa mulas dalam jangka panjang dan berisiko kanker esofagus.

Profesor McColl menjelaskan prevalensi kanker esofagus meningkat lebih cepat dari hampir semua kanker lainnya. Kanker ini terbilang langka di Inggris dan kebanyakan kasus diderita orang-orang berusia di atas 55 tahun.

Sekitar 8.200 orang mengalami penyakit ini di Inggris setiap tahunnya. Gejala awal yang cenderung terjadi yakni kesulitan menelan. Acid reflux berhubungan dengan kanker dan dapat merusak sel-sel dalam kerongkongan. Perusakan itu yang mengakibatkan kanker. (Ism)  

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie