Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Momen Lebaran banyak ditunggu-tunggu, setelah sebulan lamanya berpuasa. Selain merayakan kemenangan dari hawa nafsu, saat yang spesial ini sering dijadikan ajang berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga maupun kerabat. Jangan sampai dilewatkan dengan tiduran saja karena 4 penyakit berikut ini.
Asam Urat
Lebaran biasanya identik dengan makanan-makanan khas seperti opor ayam, rendang, dan sambal goreng kentang. Sayangnya, terlalu banyak makan jerohan, daging, santan, dan minyak dapat memicu kambuhnya penyakit asam urat dan membuat sendi terasa sakit. Sebaiknya, batasi memakan gorengan dan makanan bersantan saat sedang berkumpul bersama keluarga. Selain itu, imbangi dengan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya serat, vitamin, dan mineral yang menjaga kesehatan tubuh.
Flu
Influenza atau sering disebut flu memang tidak memandang waktu, kapan saja bisa menyerang karena virusnya yang mudah tersebar lewat udara. Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek, hingga bersin-bersin yang dapat merusak momen bahagia berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.
Cegah dengan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama saat berpuasa atau sedang mudik. Jaga diri agar cukup beristirahat, konsumsi makanan yang kaya vitamin, serta banyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi.
Panas dalam
Gangguan kesehatan ini dapat dialami siapa dan kapan saja, apalagi jika kondisi cuaca maupun lingkungan yang tidak mendukung. Panas dalam dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin C, pola makan kurang serat, dehidrasi, dan makan makanan yang berminyak dan pedas. Gejala yang muncul bervariasi, mulai dari bibir pecah-pecah, sariawan, bau mulut, sakit pada tenggorokan, sembelit, hingga tubuh yang kurang fit.
Jangan biarkan kondisi ini mengganggu momen Lebaran dengan menyiapkan Larutan Penyegar Cap Badak. Terbuat dari bahan alami Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spa, produk andalan dari Sinde ini diproses secara modern, sehingga terjamin halal dan aman dikonsumsi siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Tidak heran jika Larutan Penyegar Cap Badak telah dipercaya dari generasi ke generasi untuk meredakan gejala panas dalam. Tersedia dalam kemasan botol, kaleng, dan sachet yang praktis diminum kapan saja, ada juga varian rasa yang menyegarkan, mulai dari original dan aneka buah-buahan seperti jambu, mangga, dan jeruk.
Gangguan Pencernaan
Lebaran jadi kurang seru saat mengalami gangguan pada pencernaan. Diare dan sembelit dapat dialami karena pola makan yang kurang tepat, seperti konsumsi kurang serat, makanan pedas, berlemak tinggi, dan berminyak.
Selain lebih memperhatikan asupan makanan, pastikan makanan yang dikonsumsi higienis, matang, dan tidak kadaluwarsa agar tidak memicu masalah pencernaan. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan diri, terutama tangan, dengan mencuci tangan sebelum makan menggunakan air dan sabun untuk menghilangkan kuman penyebab sakit perut.
Waspadai keempat penyakit yang dapat merusak momen Lebaranmu. Stay healthy!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya