Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (foto: Pixabay.com)
Dream – Semua orang saat ini sedang dalam masa sulit. Wabah yang belum diketahui kapan berakhirnya, membuat orang-orang sulit mengatur jadwal, termasuk rencana perjalanan ke luar negeri sekalipun.
Tetapi, sebenarnya kamu tidak perlu takut untuk melanjutkan perjalanan. Khususnya bagi kaum muda, karena kamu pasti bisa melawan virus mematikan itu.
Meski banyak orang yang menghkhawatirkan sebuah perjalanan, bukan takut tertular virus, tapi khawatir menularkannya kepada orang tua yang lanjut usia.
Tahu sendiri kan, usia lanjut menjadi masa yang paling rentan terinfeksi virus corona. Nah, jika kamu adalah salah satu yang terpaksa melakukan perjalanan jauh, ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan supaya kamu tetap aman dan terhindar dari virus.
Dilansir dari AsiaOne, inilah cara tetap aman dalam perjalanan disaat pandemi Covid-19:
© Ilustrasi (Foto: Unsplash.com)
Sebelum kamu melakukan perjalanan ke luar negeri, alangkah baiknya kamu cek dulu seperti apa aturan di negara tujuanmu.
Ada tiga jenis aturan pembatasan, pertama adalah larangan selimut. Artinya negara itu benar-benar menolak warga asing memasuki negaranya.
Kedua, aturan masuk. Beberapa negara membolehkan warga asing masuk dengan syarat mengikuti karantina selama 14 hari di saat tiba disana. Itu pun juga harus melalui pemeriksaan medis sebelumnya hingga dinyatakan negatif.
Aturan pembatasan di setiap negara berbeda-beda dan terus di-update kapanpun. Jika kamu tidak ingin terlantar selama perjalanan, maka sebaiknya pahami hal itu dulu sebelum pergi.
© Ilustrasi (foto: unsplash.com)
Jika kamu telah memutuskan untuk tetap pergi, maka lebih baik gunakan asuransi perjalanan dengan kebijakan fleksibel. Karena di saat kondisi wabah seperti ini, penerbanganmu bisa saja dibatalkan kapan saja, bahkan beberapa saat sebelum keberangkatan.
Maka dari itu kamu perlu membeli asuransi perjalanan untuk mengurangi kerugian kantongmu. Karena kamu akan mendapatkan refund dari pembatalan itu.
© Ilustrasi foto pixabay.com
Ketika biasanya tak pernah membawa hand sanitizer ketika bepergian, maka sudah seharusnya untuk saat ini kamu perlu membawanya ke mana-mana. Karena kamu perlu sering mencuci tanganmu selepas memegang permukaan benda apapun.
Permukaan benda umum menjadi sarang penyebaran virus corona. Maka jangan menyentuh wajahmu jika kamu belum mencuci tangan.
Siapkan selalu hand sanitizer di tasmu. Selain itu juga jangan lupa untuk menggunakan masker selama perjalanan. Selain itu terapkan jaga jarak, jangan ngobrol dengan orang asing termasuk resepsionis sekalipun dalam jarak kurang dari satu meter.
© Ilustrasi foto unsplash.com
Seringkali, masyarakat negara tujuan akan bertindak diskriminatif. Karena di saat sulit seperti ini, mereka juga takut orang pendatang seperti kamu akan menularkan virus ke meraka.
Memang bukan waktu yang mudah untuk adaptasi di tempat baru. Maka dari itu, kamu perlu mendaftar secara administratif ke konsulat negaramu.
Hal ini memungkinkan pemerintah untuk menghubungi dan membantumu jika kamu dalam keadaan darurat di luar negeri.
© Ilustrasi foto pixabay.com
Baiklah, cara-cara supaya tetap aman dalam perjalanan selama pandemi Covid-19 sudah kami ulas di atas. Nah, jika kamu ragu dan takut melakukan perjalanan, maka lebih baik batalkan saja.
Cobalah untuk menerima kondisi pandemi ini dengan pikiran positif. Mungkin ini adalah saatnya kamu lebih mengenal negaramu sendiri, mengenal daerah tempat tinggalmu sendiri.
Mungkin kamu salah satu dari mereka yang sudah lama tidak melakukan perjalanan domestik. Wisata lokal sudah kamu lupakan, padahal disana menyimpan eksotisme dan sejarah masing-masing. Meskipun juga disaat wabah ini banyak tempat wisata lokal pun juga tidak beroperasi.
Untuk saat ini, apakah kamu harus pergi atau tidak, semua keputusan adalah dikembalikan kepada masing-masing. Karena tidak ada jawaban yang paling benar, ulasan di atas adalah rekomendasi buat kamu yang memang terpaksa ingin melakukan perjalanan internasional.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya