Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tema Gaia Hypothesia Merupakan Hasil Kolaborasi Senayan City Dengan Chitra Subiyakto Dan Mel Ahyar. (foto: Dream.co.id/Amrikh Palupi)
Dream - Bertajuk Gaia Hypothesia Senayan City berkolaborasi dengan dua desainer kenamaan Indonesia Chitra Subiyakto dan Mel Ahyar. Kedua desainer itu tampil dengan mengusung temanya masing-masing.
"Kami tampilkan GAIA Hypotehsia. Lebih mengangkat mengenai alam. Berinovasi dengan beberapa desainer fesyen ternama Mel Ahyar dan Chitra Subiyakto, serta stylist Ajeng," kata Marketing Director Senayan City, Halina di Senayan City Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2016.
"Kami lihat sekarang ini alam itu sudah cukup bervariasi. GAIA tentang alam kita melihat alam. Lingkungan sudah tidak begitu bersahabat. Banyak sekali yang bisa digali dari alam kita. Banyak dari koleksi mereka bisa ciptakan apa yang menarik," imbuhnya.
Chitra Subiyakto dengan labelnya Sejauh Mata Memandang mengangkat tema yang terinspirasi dari Candi Borobudur.
"Untuk koleksi kali ini saya keluarkan motif yang terinspirasi dari Candi Borobudur. Relief ada pohon, binatang, orang, pisang, mangga, daun. Diaplikasikan ke kain. Warna putih dan hitam," ucapnya.
Mel Ahyar akan menampilkan tiga koleksi terbaiknya yakni Happa, Happa XY dan Mel Ahyar First. Happa Mel Ahyar mengangkat Ono Niha artinya tanah Nias.
"Dengan oversize dan A line siluet dengan pattern Niad yang menggambarkan kultur Nias yang tercermin dalan karyanya, " ucap Mel Ahyar.
Selain itu untuk pertama kalinya Mel Ahyar mengeluarkan Mel Ahyar First dari era 70 an dengan tema Dark Blossom.
Sementara itu Stylist Ajeng Swastiani tidak merasa kesulitan untuk menentukan karakter dari dua desainer tersebut. Ini lantaran keduanya sudah memiliki karakter kuat masing -masing.
"Tidak banyak tantangan karena dua desainer ini sudah memiliki karakter kuat. Tinggal cari benang merahnya. Jadilah GAIA. yang artinya membumi. Inspirasi dari dua desainer adalah alam yang ada di indonesia," ucap Ajeng Swastiani.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking