Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lawang Sewu Kembali Dibuka Usai Tutup Akibat Pandemi Covid-19 (Shutterstock.com)
Dream - Destinasi wisata Kota Semarang, Lawang Sewu, kembali dibuka. Di fase awal, pengelola Lawang Sewu menerapkan pola kunjungan uji coba dengan membatasi jumlah wisatawan sebanyak 43 persen dari kapasitas normal.
" Hanya 3.000 pengunjung yang boleh masuk dan mengutamakan pembayaran non-tunai. Pengunjung kami batasi berdasarkan hitungan jumlah rata-rata setiap hari yang datang sekitar 6.000 wisatawan," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari.
Menurut Indriyasari, Lawang Sewu menjadi objek wisata Kota Semarang ke-54 yang diizinkan beroperasi di tengah pandemi Covid-19. Dia mengatakan Lawang Sewu sudah siap menerima pengunjung.
" Kita sudah cek, bahwa sudah siap untuk operasional. Jarak antrean di pintu masuk sudah ditata dan sudah disediakan tempat cuci tangan," kata dia.

Lawang Sewu (Shutterstock.com)
Direktur Utama PT KA Wisata, Totok Suryono, mengatakan jumlah wisatawan di Lawang Sewu dibatasi hanya sebanyak 3.000 orang. Penjualan tiket harian akan dihentikan jika kuota sudah terpenuhi.
" Yang lebih penting, kami sudah siapkan ruang isolasi kalau ada kondisi darurat sebelum dibawa ke rumah sakit," ucap Totok.

Lawang Sewu (Shutterstock.com)
Dalam pelaksanaan protokol kesehatan nantinya, Totok menjelaskan akan disiapkan petugas untuk mengontrol pengunjung. Petugas akan mengurai jika terjadi kerumunan.
" Setiap ada kerumunan pengunjung nanti petugas akan mendatangi dan beri tahu untuk jaga jarak dan pemakaian masker," terang Totok.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya