Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Memakai Clay Mask. (Source: Shutterstock)
Dream - Jerawat dan penuaan dini bukanlah satu-satunya masalah kulit yang kerap muncul. Kulit berminyak merupakan salah satu masalah yang seringkali mengganggu wanita maupun pria di Indonesia.
Pasalnya, udara di Indonesia sangat lembap. Berbeda dengan udara di Korea atau negara empat musim lainnya. Maka dari itu, kulit wanita maupun pria Indonesia lebih mudah berminyak.
Kulit yang berminyak dapat memicu masalah lainnya seperti jerawat, komedo serta kekusaman. Meskipun dipengaruhi oleh udara, namun kulit terlalu berminyak juga disebabkan oleh faktor lainnya seperti yang dilansir Times of India berikut ini.
Kurang minum air bisa menyebabkan dehidrasi pada tubuh dan kulit. Sehingga, kulitmu akan kekurangan produksi minyak.
Hal inilah yang memicu produksi minyak alami kulit secara berlebihan dan akhirnya membuat wajahmu kurang nyaman serta berisiko mengalami berbagai masalah lainnya.
Menggunakan minyak esensial yang kurang tepat
Minyak esensial bisa sangat bermanfaat untuk kesehatan serta kelembapan kulit. Namun di saat yang sama, pemakaian jenis minyak esensial yang salah juga bisa menyebabkan kulit menjadi terlalu berminyak.
Hindarilah pemakaian minyak kelapa jika jenis kulitmu berminyak. Pilihlah minyak esensial yang dapat mengontrol produksi sebum agar kelembapannya tetap terjaga.
Meski kulitmu berminyak, bukan berarti kamu bisa mengabaikan pemakaian pelembap. Kamu tetap harus memakainya setiap pagi dan malam untuk menjaga kelembapan kulit.
Pilihlah pelembap yang dapat mengontrol produksi minyak alami wajah dan bersifat non komedogenik. Pakailah secukupnya agar wajahmu tidak terasa lengket.
Memakai kosmetik yang bersifat komedogenik
Pemakaian kosmetik berlebihan dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan wajahmu dehidrasi serta memproduksi lebih banyak minyak. Apalagi, jika kosmetik yang digunakan bersifat komedogenik.
Periksa label kosmetik sebelum membelinya dan pastikan bahwa produk tersebut bersifat non komedogenik agar wajahmu bebas dari komedo, jerawat maupun kekusaman.
Pola makan kurang sehat dan perubahan hormon
Makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari sangat berpengaruh pada kesehatan kulit. Terutama, jika kamu mengonsumsi makanan cepat saji atau sensitif terhadap jenis makanan dan minuman tertentu.
Perubahan secara hormonal yang biasa terjadi ketika menstruasi juga bisa menyebabkan kulit lebih berminyak dan masalah lainnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya