Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Cara mudah merawat kesehatan gigi dan mulut adalah menyikat gigi secara rutin. Minimal, dua kali dalam sehari yakni setelah makan dan diutamakan sebelum tidur. Kita juga perlu memastikan menggosok gigi dengan benar dan tak ada bagian sudut mulut yang tersisa.
Selain memperhatikan cara menyikat gigi yang benar, memilih pasta gigi dan sikat gigi yang tepat penting untuk menjaga kesehatan mulut. Setiap orang mempunyai masalah gigi dan rongga mulutnya sendiri-sendiri.
Untuk itulah, kunci memilih pasta gigi yang tepat adalah sesuai kebutuhan.
Gigi rentan terhadap asam hasil olahan bakteri dari sisa makanan. Bila gigi sering terpapar asam, kalsium akan keropos dan cepat rusak. Karena itulah pasta gigi yang diperlukan adalah yang dapat melindungi dari asam yang dihasilkan bakteri dalam mulut.
Bagi yang mempunyai lapisan dentin gigi mudah terbuka tidak boleh sembarangan menggunakan pasta gigi. Gigi sensitif ini memerlukan pasta gigi yang dapat menutupi lapisan yang terbuka.

Sedangkan untuk pengguna kawat gigi juga tidak bisa sembarangan memilih pasta gigi. Gigi yang menggunakan behel rentan terhadap luka atau sariawan di mulut. Penyebabnya karena ujung kawat gigi yang bergesekan dengan mukosa (lapisan dalam) mulut. Radang gusi juga bisa terjadi karena tekanan kawat yang berlebihan.
Mulut kering juga sering dialami oleh pemakai kawat gigi. Penyebabnya karena stress, terutama pada pemakaian awal kawat gigi, sehingga mempengaruhi produksi air liur.
Pemakai kawat gigi sering sulit melakukan pembersihan. Adanya kawat gigi memicu penumpukan plak yang dapat menimbulkan penyakit gigi dan mulut.

Karena itulah, pengguna behel sebaiknya mengunnakan pasta gigi khusus gigi berkawat seperti Enzim Orthodontic. Pasta gigi tanpa detergen ini diformulasikan untuk pengguna kawat gigi sehingga dapat membantu mengatasi problem yang timbul terutama pada awal-awal pemakaian kawat gigi.
Kandungan enzim-enzim aktif di dalam pasta gigi enzim orthodontic akan memperbaiki kualitas air ludah (saliva). Saliva yang kualitasnya baik mampu menjalankan fungsi kontrol terhadap pertumbuhan mikroorganisme di dalam rongga mulut.
Enzim Orthodontic mempunyai Dentin Abrasivity Ratio rendah namun memiliki Power Cleaning Ratio tinggi sehingga mampu membersihkan plak gigi tanpa merusak email gigi. Kandungan colostrum yang tinggi akan memberikan efek pelembab pada gigi dan rongga mulut.

Tak hanya itu, Enzim Orthodontic ditambah dengan allantoin yang berasal dari extract tanaman comfreey. Fungsi allantoin ialah wound healing agent atau mempercepat penyembuhan luka di rongga mulut yang biasa ternjadi pada awal penggunaan behel.
Sahabat Dream, tak perlu lagi tersiksa menggunakan kawat gigi setelah memakai Enzim Orthodontic.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang