Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Komponen Spare Parts Mobil
Dream - Terkait spare parts kendaraan dikenal istilah fast moving dan slow moving. Fast moving adalah komponen yang masa pakainya cukup singkat dan diganti mengikuti jadwal servis berkala seperti filter-filter kendaraan, kampas rem, oli, dan busi.
Berbeda dengan spare parts slow moving, onderdil jenis ini memiliki masa pakai lebih lama, bahkan kadang membuat pemilik mobil lupa untuk menggantinya.
Lantas, apa saja komponen mobil yang secara garis besar masuk dalam kategori slow moving?
1. Kopling
Tugas dari komponen kopling adalah menyalurkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin menuju ke transmisi mobil. Kopling yang bermasalah akan membuat penyaluran tenaga tidak dapat berjalan lancar, bahkan kalau dibiarkan akan membuat mobil mogok.
Dapat dirasakan saat kopling mulai bermasalah, seperti kesulitan memindahkan gigi pada transmisi manual atau kehilangan tenaga pada transmisi otomatis. Kopling terdiri atas beberapa komponen, namun sebaiknya diganti satu set untuk memastikannya dapat bekerja optimal dan tidak bermasalah kembali.
2. Kaki-Kaki Mobil
Berada di kolong mobil membuat pemiliknya sering malas mengecek kondisi kaki-kaki kendaraan. Padahal di sana terdapat sistem kemudi dan sistem suspensi mobil yang berperan penting dalam menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara.
Sistem kemudi yang optimal akan membantu pengedara mengendalikan kendaraan dengan aman, sementara sistem suspensi yang terjaga akan memastikan perjalanan terasa nyaman. Salah satu komponen yang sering bermasalah di area ini adalah shock absorber mengingat tugasnya cukup berat yakni meredam guncangan jalan.
3. Aki Mobil
Tugasnya sederhana, yaitu memberikan tenaga listrik pada sistem starter untuk menyalakan mesin mobil dan menyalurkan tenaga listrik untuk komponen yang membutuhkan ketika mesin dimatikan.
Jangan sampai timbul masalah karena alpa merawatnya, seperti mesin tidak bisa dinyalakan akibat kondisi aki yang lemah. Apalagi jika gemar memasang aksesoris tambahan seperti lampu dan audio yang banyak menyita tenaga listrik. Normalnya usia pakai aki mobil sekitar 2-4 tahun tergantung pemakaian.

4. Ban Mobil
Tugas ban terbilang berat, seperti menyalurkan tenaga mobil ke jalan, mengarahkan kendaraan, memberikan daya pengereman, membantu menyerap benturan, hingga menopang bobot kendaraan yang besar.
Padahal, bidang kontak si karet bundar ini sangat terbatas. Ditambah lingkungan kerja yang keras, seperti melewati jalan aspal yang panas, beton yang kasar, serta menabrak lubang atau melewati jalan rusak. Belum lagi jika gaya berkendara pengemudi cukup kasar atau sering melewati jalan rusak yang membuat usia pakai ban menurun drastis.
Merawat Komponen Slow Moving
Kita dapat melakukan perawatan komponen slow moving dengan melakukan pengecekan visual. Seperti melihat kondisi telapak dan dinding ban setidaknya satu minggu sekali, termasuk memastikan tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan.
Rasakan kalau ada keanehan di jalan, seperti guncangan mobil tidak seperti biasanya sebagai indikasi masalah di sistem suspensi. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan bengkel terdekat jika merasa ada masalah pada komponen slow moving mobil.

" Komponen spare parts beragam jenisnya, perlu memahami beberapa parts penting mobil. Tidak hanya merepotkan ketika bermasalah, beberapa komponen misalnya kopling, shock absorber banyak yang terkait langsung atas keamanan dan kenyamanan berkendara, sehingga pastikan selalu dalam kondisi prima," ujar Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, dalam keterangan tertulis Sabtu 29 Januari 2022.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya