Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pneumonia ialah sebuah infeksi yang menyerang paru - paru, baik salah satu maupun keduanya. Infeksi ini menyebabkan kantung udara dan jaringan dalam paru-paru membengkak dan meradang. Alhasil saluran pernapasan terisi air atau cairan lendir.
Pnemunia di masyarakat kita biasa dikenal dengan sebutan paru-paru basah. Penderita penyakit pneumonia biasanya akan mengalami beberapa gejala, yakni demam, sesak napas, batuk berdahak maupun menggigil.
Kelompok yang rentang mengalami pneumonia adalah bayi dan anak kecil, orang yang berumur lebih dari 65 tahun, dan orang dengan masalah kesehatan atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala pada pneumonia sebenarnya cukup beragam, tergantung kondisi pasien dan bagaimana ketahanan tubuh saat pertama kali terserang. Gejala ringan pada pneumonia kurang lebih sama seperti gejala pilek dan flu, tapi berlangsung lebih lama. Beberapa gejala pneumonia yang perlu diperhatikan:
Pneumonia dapat ditularkan dalam beberapa kondisi, yakni:
1. Community-acquired pneumonia
Penularan yang berasal dari lingkungan sekitar. Penularan infeksi ini biasa terjadi pada pasien pnuemonia dan paling umum terjadi. Pneumonia jenis ini bisa disebabkan oleh bakteri, organisme mirip bakteri, jamur, bahkan virus yang menyebabkan pilek dan flu.
2. Hospital-acquired pneumonia
Sebagian penderita pneumonia bisa tertular penyakit selama di rumah sakit. Pneumonia jenis ini dapat menjadi serius karena bakteri yang menyebabkan penyakit ini lebih resisten terhadap antibiotik. Pasien yang menggunakan alat bantu pernapasan, seperti ventilator yang digunakan di ICU, berisiko lebih tinggi terkena pneumonia jenis ini.
3. Health care-acquired pneumonia
Pneumonia yang didapat dari perawatan kesehatan. Infeksi bakteri yang terjadi pada individu yang tinggal di fasilitas perawatan kesehatan dalam jangka panjang atau yang menerima perawatan di klinik rawat jalan, termasuk pusat dialisis ginjal.
4. Pneumonia aspirasi
Pneumonia aspirasi terjadi ketika menghirup makanan, minuman, muntah, atau air liur ke paru-paru. Aspirasi dapat terjadi jika sesuatu yang mengganggu refleks muntah normal seperti adanya cedera otak, gangguan menelan, penggunaan alkohol maupun obat terlarang.

Beberapa pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit pneumonia:
Penderita Pneumonia bisa segera ke dokter jika mengalami kesulitan bernapas, sakit pada dada, demam menetap pada suhu 390C atau lebih tinggi, batuk yang tidak kunjung sembuh.
Berikut adalah orang yang disarankan untuk menemui dokter:
(Sah, Sumber:sehatq)
Advertisement

Gen Z, Milenial, Gen X, dan Baby Boomer Punya Standar Berbeda soal Keren, Mengapa Muncul Perbedaan?

Sama-Sama Kurang Tidur, tetapi Ada yang Tetap Segar dan Ada yang Lemas? Studi Ungkap Penyebabnya

Bagaimana Fosil Terbentuk? Proses Jutaan Tahun yang Mengawetkan Jejak Kehidupan Purba

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?

Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya


Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya