6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Merawat Kulit. (Source: Shutterstock)
Dream - Dari tahun ke tahun, perkembangan industri kecantikan didominasi dengan tren penampilan wajah natural. Kesehatan kulit semakin menjadi perhatian dibandingkan penerapan teknik makeup untuk menyamarkan kekurangan wajah.
Hal ini juga dibuktikan dari berubahnya tren 'skinimalism' yang pernah menjadi tren penampilan wajah natural di tahun tren 2021. Tahun ini pemerhati kecantikan mulai menggandrungi 'status skin'.
Dilansir dari Pop Sugar, tren yang diprediksikan oleh Net-A-Porter itu memberikan perhatian lebih besar pada perawatan kulit dengan jumlah produk minimal. Meski produknya lebih sedikit, namun perawatan tersebut akan lebih efektif.

Pasalnya, perawatan kulit dengan jumlah skincare maupun tindakan yang minim dan tepat sasaran akan membuat kondisi kulitmu lebih sehat. Sedangkan, perawatan kulit yang berlebihan justru akan membuat kulitmu jenuh serta memperlambat proses penyembuhan dan mengurangi efektivitasnya.

Tren 'status skin' juga diartikan dengan melakukan perawatan yang fokus untuk diri sendiri. Sehingga, seseorang akan mengutamakan proses perawatan kulit daripada menyamarkan kondisi kulit yang kurang menarik.
Prediksi tren ini muncul bukan tanpa alasan. Net-A-Porter Global Beauty Director, Newby Hands mengungkapkan bahwa semakin banyak wanita yang ingin tahu seputar perawatan kulit.
Tidak hanya prosedur perawatan kulit dasar, tapi juga operasi plastik dan dunia kosmetik. Semakin banyak pula orang yang melakukan pencegahan terhadap masalah kulit dan tertarik menggunakan berbagai alat kecantikan. Terutama, Gen Z yang mengikuti tren di TikTok.
Meski ketertarikan terhadap perawatan kulit terus meningkat, namun bukan berarti tren ini membuat seseorang menghabiskan semakin banyak uang. Tren ini justru meminimalisir pengeluaran seseorang untuk merawat kulit dan melakukan pemilihan bijak terhadap perawatan yang lebih efektif.
Laporan: Amanda Putri Ivana
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
