Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Ibadah puasa menjadi amalan wajib dilakukan umat Islam yang memenuhi syarat. Salah satunya, usia yang masuk kategori baligh, yang lebih dipahami sebagai dewasa.
Puasa adalah aktivitas menahan masuknya segala sesuatu ke dalam perut melalui tenggorokan. Artinya tidak boleh makan, minum, maupun memasukkan sesuatu dengan sengaja lewat tenggorokan.
Menjalankan puasa tentu membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Sebab, daya tahan tubuh sangat diperlukan mengingat tak ada asupan makanan selama sehari penuh.
Ketika jatuh sakit, puasa jadi tidak maksimal. Karena tubuh tidak mampu menjaga kondisinya akibat tak ada asupan nutrisi.
Itulah mengapa tubuh harus selalu dalam keadaan sehat ketika berpuasa. Nah, agar terhindar dari sakit selama Ramadan, ada tips yang bisa kamu terapkan.
Sebelum puasa, sangat dianjurkan untuk makan sahur. Amalan ini bertujuan untuk menyuplai kebutuhan tubuh dari makanan sebelum puasa dijalankan.
Soal makanan ketika sahur, kamu perlu hati-hati. Sebab, ada beberapa jenis makanan yang bisa menimbulkan reaksi tidak nyaman pada tubuh dan dikhawatirkan bikin puasa jadi tidak maksimal.

Ketika sahur, kamu perlu menghindari mengonsumsi makanan asin, makanan berminyak, atau makanan cepat saji (junk food). Jenis makanan ini dapat menimbulkan rasa begah dan memicu dehidrasi.
Selain itu, usahakan tidak mengonsumsi kafein. Karena tubuh kamu dapat mengalami dehidrasi dan kelelahan yang bisa mengganggu puasa.
Mungkin tampak sederhana, tapi air putih ternyata punya peran sangat penting bagi kondisi tubuh lho. Konsumsi air putih yang cukup dapat menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang.

Konsumsi ideal air putih adalah delapan gelas dalam sehari. Kamu bisa membaginya ketika sahur dan buka puasa.
Porsi air putih untuk sahur tidak harus delapan gelas. Tetapi ketika berbuka, perbanyak minum air putih agar tubuhmu dapat pulih.
Waktu tidur sangat berpengaruh pada kondisi tubuh. Dalam situasi normal saja, tidur cukup bisa membuat tubuh terasa nyaman dan bugar, apalagi saat Ramadan.

Ketika Ramadan, atur waktu tidurmu sebaik mungkin. Ini agar kebutuhan untuk istirahat mencukupi.
Kurang tidur dapat menimbulkan beberapa masalah pada tubuh, salah satunya sakit kepala. Untuk itu, pastikan tidurmu cukup agar puasamu lancar.
Buka puasa selalu jadi momen ditunggu. Usai menahan lapar dan haus seharian, menikmati makanan tentu jadi momen penuh kebahagiaan.
Eits, jangan sampai rasa lapar membuatmu kalap. Tetap atur konsumsi makanmu dan jangan sampai berlebih karena bisa menimbulkan efek tidak nyaman pada tubuh.

Terlalu banyak memasukkan makanan bisa membuat perut begah. Akibatnya, kamu kehilangan energi untuk menjalankan sholat Tarawih.
Selain itu, usahakan tidak terlalu cepat mengunyah makanan ketika berbuka puasa. Dengan begitu, makanan bisa diserap tubuh dengan maksimal.
Advertisement


Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan


Sarapan Pisang Saja Bikin Cepat Lapar? Ahli Gizi Bagikan 3 Cara agar Lebih Mengenyangkan

Tidak Punya Saham, Mengapa Tetap Perlu Peduli Saat IHSG Anjlok?

Bagaimana Fosil Terbentuk? Proses Jutaan Tahun yang Mengawetkan Jejak Kehidupan Purba