Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menargetkan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam negeri pada awal 2021. Ia mengimbau para 'kaum mampu' agar berwisata di dalam negeri saja.
Saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang pergi berwisata ke luar negeri sejak dibukanya masa pembatasan Covid-19. Padahal wisatawan domestik diharapkan menjadi tulang punggung untuk pemulihan sektor yang menyerap hingga 34 juta tenaga kerja.
" Saya imbau, wisatawan nusantara yang berbondong-bondong pergi ke luar negeri, saya imbau, almost begging, untuk pergi ke wisata nasional," kata Sandiaga dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2020 di Jakarta, Selasa 29 Desember 2020.
Sejumlah negara seperti Dubai, Istanbul dan Thailand kembali menjadi destinasi yang mulai dikunjungi wisatawan asing selama pandemi. Negara tersebut telah melonggarkan aturan berlibur bagi para wisatawan.
" Saya enggak anti mereka pergi ke Dubai. Yang banyak banget Thailand, masih banyak juga yang pergi ke Istanbul. Yuk, berpihak, lebih peduli sektor usaha pariwisata dalam negeri," ujarnya.
Guna meminimalisir liburan ke luar negeri, Sandiaga Uno memberikan alternatif seperti Labuan Bajo. Desa di Nusa Tenggara Timur itu tengah dipersiapkan sebagai wisata premium yang tak kalah menarik dari destinasi wisata luar negeri.
Selain itu, terdapat lima destinasi super prioritas yang diprioritaskan kesiapannya sepanjang 2021. Beberapa program yang dijalankan antara lain bantuan sosial, sosialisasi CHSE, serta dana hibah pariwisata.
" Program bukan hanya dilanjutkan, tapi diperluas dan ditambah jumlahnya. Mendorong peningkatan bantuan pada masyarakat yang sangat prihatin. Juga ditambah yang selama ini hanya hotel dan restoran, ditambah penyelenggara paket wisata dan sektor informal," jelas Sandiaga.
Rencana ini juga bergantung pada vaksinasi Covid-19 yang akan dijalankan pada kuartal pertama. " Kita tentunya mengalami situasi sangat sulit, karena dengan pandemi Covid-19, harus pastikan aspek kesehatan. Harus dahulukan itu. Kalau tidak bisa tekan kurva penularan, mustahil bangkit di sektor mana pun, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif" tegasnya.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya