Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Karya Desainer Muda Di Minangkabau Fashion Festival 2016. (foto: Dream.co.id/ Ratih Wulan Pinandu)
Dream - Malam puncak Minangkabau Fashion Festival ditutup dengan parade 20 desainer lokal Sumatera Barat. Melihat minat masyarakat yang makin besar pada perkembangan dunia mode, Wakil Gubernur Nasrul Sait yakin Sumbar akan semakin maju dengan mengusung kekayaan kain etnik dan fesyennya.
" Padang yang pertama dan Padang Panjang yang paling banyak produk fashion-nya. Solok semoga semakin keluar taringnya," ungkap Nasrun saat memberi sambutan di Hotel Bumi Minang Sumatera Barat pada Rabu, 24 Mei 2016.
Ke depan, Nasrun berharap ke-20 desainer ini mampu menjadikan Minangkabau ini setara dengan fashion dunia. Terlebih dengan pembinan dan arahan dari desainer nasional yang telah berbagi ilmu kepada mereka.
" Sumbar nggak mau kalah, kita punya desainer muda yang dapat merancang, tampil dan muncul dimana-mana dalam rangka meningkatkan ekonomi Sumbar," imbuhnya melanjutkan.
Diumumkan pula para pemenang seluruh lomba. Dari lomba perancang busana karnaval, kreasi hijab, kompetisi foto fashion, lomba kreasi busana pengantin minangkabau dan young desainer. Lima karya terbaik dianugerahi penghargaan berupa uang dan teropi.
Dan menariknya lagi, khusus untuk juara pertama kompetisi desainer muda, diberikan beasiswa untuk belajar di sekolah mode di Jakarta. Tim juri yang terdiri dari Itang Yunaz, Corrie Kastubi, Yoyo Praseto dan Chintami Atmanegara sepakat memilih desain terbaik atas nama Lusi Fitria.
" Young designer kita pilih dengan penilaian originalitas desain, penggunaan kain etnik, kerapihan, daya jual dan total look in stage," tutur salah satu juri Corrie Kastubi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya