JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
(Foto: Amusingplanet.com)
Dream - Mar Sem Fim, yang dalam Bahasa Inggris berarti 'Endless Sea' adalah sebuah kapal pesiar Brasil yang terdampar, tenggelam dan kemudian membeku menjadi es di wilayah Maxwell Bay of Ardley Cove, Antartika, sekitar 1.200 kilometer ujung selatan dari Amerika Selatan, pada 7 April 2012.
Yacht tersebut milik jurnalis sekaligus pengusaha, Joao Lara Mesquita, yang diawaki 4 orang kru. Kala itu mereka bermaksud melakukan syuting film dokumenter di lepas pantai Antartika. Namun nahas, kapal itu terbalik. Salah seorang kru menceritakan tiupan angin kencang berkecepatan 100 kilometer per jam telah melemparkan Mar Sem Fim.
Ketika kapal terjebak dalam es, para kru kemudian meminta bantuan melalui radio pada Angkatan Laut Chili di Bahia Fildes, Antartika. Keempat peneliti yang ada dalam yacht tersebut akhirnya bisa diselamatkan, meski proses evakuasi harus tertunda hingga dua hari lamanya akibat cuaca buruk.
Joao Lara Mesquita, yang juga ada dalam yacht tersebut, menulis dalam blog-nya:
" Kemudian, saat angin kencang dan gelombang tinggi, kapal Frei datang kepada kami. Evakuasi kami berlangsung epik. Gelombang lebih dari 1,5 meter dan angin lebih dari 40 knot membuat perahu melompat dari satu sisi ke sisi lain, seperti kuda liar. Ketika tim penyelamat sudah dekat, kami masing-masing melemparkan diri ke kapal Angkatan Laut Chili. Untungnya semua berjalan dengan aman."
Nahas bagi Mar Sem Fim. Kapal itu tak bisa diselamatkan. Terlempar, tenggelam dan kemudian membeku di dalam air. Kini, yacht itu terbentang sekitar 30 kaki di bawah laut. Setelah satu tahun berlalu, pada 2013 silam, penampakan Mar Sem Fim mulai dapat dilihat dari permukaan pantai.
Bangkai kapal pesiar itu kini meninggalkan kesan misterius di Laut Antartika. Bahkan Mar Sem Fim dijuluki sebagai kapal hantu. Rencananya, sisa-sisa kapal yang diasuransikan hingga senilai $700.000 akan diangkat untuk diperbaiki. Namun hal tersebut belum dilakukan sampai sekarang.
(Sumber: Amusingplanet.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun