Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pria Sedang Mencuci Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Motor yang melewati rute yang becek dan banyak genangan air akan cepat kotor. Debu, air kotor, dan beragam kotoran akan menempel di bodi roda dua ini.
Kotoran itu akan membuat motor kesayangan kelihatan berdebu dan kusam. Biasanya orang mencuci motor agar tampilannya kembali kinclong dan kece.
Mencuci motor pun tak boleh sembarangan. Jika sembarangan, yang ada motor malah susah untuk dihidupkan. Lha, kalau sudah begini, harus bagaimana?
Dikutip dari Wahana Honda, Sabtu 30 Maret 2019, kalau motor sudah kadung mogok setelah dicuci, ada tiga area yang harus kamu periksa.
Pertama, karburator. Bisa saja air masuk ke mangkuk karburator. Karburator ini merupakan tempat pembakaran bahan bakar yang bercampur udara. Tanpa dicampur air, bagian ini sudah berpotensi punya masalah, apalagi kalau ditambah air?
Solusinya, kamu harus membuka mangkuk karburator. Sebelum mangkuknya dibuka, tutup keran bensin terlebih dahulu. Setelah itu buka baut.
Biasanya akan ada bensin yang keluar dari dalamnya. Tapi, yang keluar tak hanya bensin, air yang tertampung di dalamnya juga ikut keluar. Kalau sudah benar-benar kering, rapatkan kembali baut di mangkuk karburator.
Kedua, cop busi motor. Bagian ini bisa saja menjadi masalah utama pada motor yang mogok. Air terbilang mudah masuk ke dalam cop busi. Bagian ini sebenarnya menghubungkan kabel busi dengan busi.
Jika menyemprotkan air ke arah busi, komponen ini akan langsung basah. Saat basah, pengapian akan terganggu dan membuat motormu mogok.
Solusinya, membersihkannya cukup mudah. Kamu cukup mencopot cop busi dan membersihkannya dengan kain yang kering.
Ketiga, selain cop busi, bagian elektroda dari busi bisa saja lembap akibat tersemprot air ketika sedang mencuci motor. Pastikan komponen ini kering. Kamu harus mengecek kondisi kelistrikan di motor.
Solusinya, pasang busi pada cop busi dan tempelkan ulir busi pada blok silinder atau kepala silinder. Coba nyalakan motor dengan kick starter, pastikan kontak dalam posisi ON.
Jika ada percikan api yang keluar, artinya tak ada masalah dengan kelistrikan dari motormu. Yang perlu kamu lakukan hanyalah memastikan seluruh komponen kering dan tidak lembap.
Kalau tak ada arus listrik yang terlihat, kamu wajib mengecek sistem pengapian, seperti soket dari capacitor discharge ignition (CDI).
Telusuri jalur dari pangkal kabel busi, ikuti jalurnya sampai menemukan komponen coil dan CDI. Pastikan juga tak ada yang salah dengan komponen ini. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya