Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Minggu mengatakan bahwa pemerintahnya telah menghapus " pembatasan" yang melarang para jamaah wanita melakukan perjalanan haji sendiri.
Menurut Kementerian Urusan Minoritas, sekarang wanita muslim berusia di atas 45 tahun akan diizinkan pergi haji tanpa mahram dalam kelompok yang beranggotakan setidaknya empat orang.
Dalam pidatonya di sebuah radio, perdana menteri mengatakan bahwa penghapusan pembatasan yang mengharuskan pendampingan mahram bagi jamaah wanita mungkin terlihat sebagai " hal kecil" . Namun isu-isu tersebut memiliki dampak yang besar pada citra kita sebagai masyarakat.
Dia mengatakan, saat pertama kali mendengar tentang pembatasan tersebut dirinya terkejut dan penasaran dengan siapa yang merancang peraturan semacam itu.
" Mengapa ada diskriminasi? Dan ketika saya membahas masalah ini, saya terkejut saat mengetahui bahwa bahkan setelah 70 tahun masa kemerdekaan kita, kita adalah orang-orang yang telah memberlakukan pembatasan ini. Selama beberapa dekade, ketidakadilan diberikan kepada wanita muslim tapi tidak pernah ada diskusi tentang itu," katanya.
Dia menunjukkan bahwa pembatasan semacam itu tidak lazim di banyak negara Islam.
" Saya dengan senang hati mencatat bahwa saat ini sekitar 1.300 wanita muslim telah menerapkan untuk melakukan haji tanpa 'mahram' dan wanita dari berbagai belahan negara dari Kerala ke India utara, telah menyatakan keinginan mereka untuk pergi untuk ziarah haji," katanya.
Perdana Menteri pun mengatakan, dia telah menyarankan kepada Kementerian Urusan Minoritas bahwa mereka harus memastikan semua wanita yang telah mengajukan perjalanan sendirian diizinkan untuk melakukan haji.
(Sumber: timesofindia.indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya