Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Weekend Tiba. Saatnya Bersih-bersih Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Dengan pandemi Covid-19 yang masih mengancam, mobil pribadi menjadi moda transportasi yang paling aman digunakan. Dengan kendaraan roda empat ini kamu bisa meminimalisasi berada satu ruangan dengan orang tak dikenal.
Mobil juga cenderung membuat perjalanan lebih nyaman karena terhindar dari cuaca panas maupun hujan.
Dengan tingkat kemandirian yang semakin berkembang, berkendara dengan mobil juga sudah mulai banyak dilakukan perempuan. Mungkin saja kini pengemudi perempuan jumlahnya hampir sama banyak dengan pria di kota-kota besar.
Bagi pengemudia perempuan, terdapat beberapa hal yang lebih buruk daripada terdampar sendirian di pinggir jalan raya dengan mobil mogok dan tidak tahu cara memperbaikinya. Hal tersebut adalah kondisi mobil yang berantakan.
Mengutip laman Defensive Driving, ada beberapa tips merawat mobil yang bisa dilakukan oleh pengemudi perempuan.
Pertama, menjaga kebersihan bagian dalam mobil. Mempersiapkan dan mencegah selalu lebih baik daripada memperbaiki dan menyesali. Tips perawatan mobil yang akan dibagikan di bawah ini berlaku untuk semua orang. Namun, akan dilihat dari sudut pandang seorang perempuan.
Tidak masalah jika mobil berjalan dengan sempurna jika bagian dalamnya benar-benar berantakan. Jika kamu seorang ibu, menjaganya agar tetap bersih mungkin merupakan kekhawatiranmu yang paling kecil. Namun, kamu dapat memberikan hadiah jika anak-anak membantu membersihkan mobil.
Mereka akan belajar tanggung jawab, sebagai gantinya kamu akan mendapatkan mobil yang bersih.
Jika kamu seorang gadis lajang, menjaga mobil tetap bersih hanya membutuhkan sedikit usaha setiap harinya. Hal kecil seperti membuang gelas yogurt atau membuang bon yang tidak dibutuhkan dapat sangat membantumu secara teratur. Temukan penyegar udara mobil yang segar, untuk menjaga agar mobil tetap harum, dan sesekali menyedot debu menggunakan vakum.
Kedua, mengecek oli
Oli merupakan hal yang paling esensial bagi memaksimalkan fungsi mobil. Kehabisan oli dapat menyebabkan masalah parah, maka sebaiknya periksa oli setidaknya sebulan sekali.
Untuk melakukanya, cukup tarik dipstick, bersihkan dengan handuk kertas, celupkan lagi, lalu tarik keluar. Di bagian paling bawah dipstick, kamu mungkin melihat bagian bertekstur kecil dengan “ F” untuk penuh dan “ L” untuk rendah.
Kamu harus pandai mencelupkan minyak mencapai tempat antara “ F” dan “ L”. Jika kamu hampir kehabisan, cabut manual atau tanya Google mengenai tipe oil yang kamu butuhkan untuk merek dan model spesifik. Setelah kamu mengetahuinya, belilah di toko onderdil mobil terdekat.
Ketiga, mengganti oli
Mengganti oli itu berbeda dengan memeriksa level oli dan mengisi ulang oli. Terkadang warna oli dapat membantumu menentukan kapan harus menggantinya, namun aturan yang terbaik adalah mengikuti jarak tempuh yang direkomendasikan oleh toko mobil.
Jika kamu sudah mengganti oli, bengkel mobil akan memberikan stiker statis di sudut kaca depan. Stiker tersebut berfungsi untuk memberi tahu jarak tempuh yang tepat untuk penggantian oli baru. Cukup bandingkan odometer dengan nomor itu. Jangan melewati jarak yang disarankan, karena dapat membakar mesin mobil.
Keempat, mempelajari cara mengganti ban
Mengganti ban tampak seperti tugas yang menakutkan, namun dengan sedikit persiapan dan Latihan, kamu akan siap untuk menanganinya jika ban meledak atau kempes di jalan.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Kamu harus memastikan lampu hazard menyala dan kamu berada di tanah yang rata.
2. Pastikan rem berada pada fitur parkit.
3. Tempelkan baji roda di belakang roda (jika kit kamu memilikinya) yang akan menjaga kontak dengan tanah.
4. Lepas dop.
5. Kendurkan sedikit mur roda. Penting untuk melakukan ini saat roda masih di tanah.
6. Letakkan dongkrak di bawah kendaraan.
7. Angkat kendaraan dengan dongkrak. Lihatlah secara manual agar memposisikannya secara tepat.
8. Buka mur roda sepenuhnya.
9. Lepaskan ban kempes
10. Pasang ban serep.
11. Mengencangkan mur roda sekencang mungkin dan kemudian turunkan secara bertahap hingga ban hampir tidak menyentuh tanah.
12. Kencangkan sedikit lagi.
13. Turunkan mobil sehingga semua beban ada di ban. Berikan mur roda gencangan terakhir.
Ada tiga hal yang perlu diingat ketika mengganti ban. Pertama, sebaiknya simpan sarung tangan di bagasi agar tandan kamu tidak kotos. Jas hujan dan senter mungkin suatu saat akan berguna.
Kemudian, berlatih mengganti ban di rumah adalah ide yang sangat tepat, sehingga jika hal buruk terjadi ketika berada di jalan, itu tidak akan menjadi pengalaman pertamamu. Misalnya, menjaga tekanan ban dan merotasi ban.
(Laporan: Angela Irena Mihardja)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya