6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Napak Tilas Liburan Pangeran Saudi, Fahad Bin Faisal Al-Saud Di Bali (Foto: Instagram @yolofahad/Kemenpar)
Dream – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebut bahwa pariwisata adalah soal mengelola persepsi publik. Melukis gambar dalam imajinasi orang, sehingga sebelum traveling mereka sudah punya ekspektasi akan destinasi yang hendak dikunjungi. " Tugas promosi adalah melukis persepsi, tugas destinasi adalah mendekatkan persepsi dengan kenyataan di lapangan," ucap Menpar Arief Yahya melalui keterangan pers tertulis, Senin 6 Maret 2017.
Karena itu, PR-ing dalam pariwisata itu bisa diartikan sebagai Promise to Reputation (PR). Liburan Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud bersama para pangeran dan keluarganya ke Bali itu pun bakal menciptakan persepsi. Karena Beliau adalah raja, maka persepsi masyarakat dunia akan sangat bagus terhadap Bali sebagai destinasi wisata berkelas. Bali tempatnya liburan orang mapan, orang kaya, selebriti dan kepala negara.
" Maka saat inilah timing yang paling bagus mempromosikan Bali lebih keras lagi di mata dan telinga dunia. Karena itu pula saya habiskan 50% dari budget promosi di Aljazeera TV Channel untuk menyambut Raja Salman. Kami genjot sejak H-7 sebelum Raja Salman hadir ke Jakarta dan Bali," ungkapnya.
Tujuannya tentu saja untuk memperkuat persepsi masyarakat dunia tentang Bali, Jakarta, Bogor dan nama Indonesia. " Destinasi wisata kelas dunia, nyaman, aman, keren, bisa berlama-lama, kapasitasnya bisa besar, private, atmosfer budaya, alam yang lengkap, ada bahari, ada forest, ada rice field, kuliner, souvenir, dan asyik," ujar Arief Yahya.
Di sisi lain, informasi soal Bali yang pernah dinobatkan sebagai destinasi liburan terbaik Asia 2016 versi TripAdvisor rupanya tak hanya heboh dengan berita kunjungan Raja Salman. Salah seorang pangeran Kerajaan Saudi, Fahad bin Faisal Al-Saud, juga ikut ramai diperbincangkan, karena liburan akhir tahun 2016 lalu juga sudah ke Bali.
" Ini bagaikan napak tilas liburan beliau (Pangeran Fahad, Red). Di momen pergantian tahun kemarin, Pangeran Fahad menghabiskan liburan di Pura Tirtha Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali," terang Kepala Dinas Pariwisata Bali, A.A Gede Yuniartha Putra.
© Dream
Pangeran yang satu ini sangat gaul. Gayanya tak jauh beda dengan Presiden Jokowi yang sempat membuat vlog bersama Raja Salman.
Momentum perayaan pergantian akhir tahun 2016 silam, diunggahnya ke jejaring sosial Instagram @yolofahad. Alhasil, dalam waktu singkat, pangeran yang sempat bekerja di Facebook itu langsung menuai simpati dari banyak netizen.
" Banyak respons positif. Dampak postingan Pangeran Fahad sangat besar bagi pariwisata Bali lantaran akun instagramnya di-follow 977 ribu netizen. Hampir 1 juta orang dari berbagai penjuru dunia," tambah Agung.
Salah satu foto memperlihatkan Fahad tengah berpose dengan teman-temannya di Pura Tirtha Empul, Tampaksiring, Gianyar. Dia diapit lima temannya dengan balutan t-shirt cokelat, topi, dan sarung khas Bali.
" Powerful moments with the #balitribe," tulis Pangeran Fahad di keterangan foto tersebut.
Komentarnya sangat mengangkat Bali. Ratusan ribu followers-nya sukses dibuat penasaran oleh salah satu pura yang masyhur di Bali itu.
Dan tak sedikit pula yang menanyakan dimana lokasi pura yang menyimpan bangunan bersejarah lainnya diantaranya Istana Presiden yang dibangun dimasa pemerintahan Presiden Soekarno.
© Dream
Tak hanya foto, Pangeran Fahad juga mengunggah rekaman video yang memperlihatkan sejumlah orang tengah melakoni ritual mandi air suci di Pura Tirtha Empul. Kesan yang terasa, Pangeran Kerajaan Saudi yang satu ini sangat menghargai budaya Bali.
" Blessings and salutations #healingwaters," tulis Fahad dalam keterangan di video tersebut.
Menurut Menpar Arief Yahya, postingan Pangeran Fahad itu semakin memperkuat Bali. Gara-gara sejumlah postingan tadi, nama Pura Tirtha Empul di Bali kembali menghentak dunia.
" Terima kasih Pangeran Fahad. Pura Tirtha Empul Bali makin mendunia!" kata Menpar.


Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya