Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Nota Mahal Banget (Asia One)
Dream - Sebuah nota tagihan makan malam di Shanghai, China, memicu reaksi dari netizen. Nota tersebut memuat jumlah tagihan yang tidak wajar.
Dalam nota itu tertera angka 400 ribu yuan, setara Rp867 juta. Sangat besar untuk biaya makan malam delapan orang.
Nota itu menjadi viral usai diunggah oleh Jiang Xin, anak dari pengusaha kaya Jiang Quanglong. Dia memajang foto itu di halaman blognya beberapa saat setelah menerima tagihan itu sekitar puku 22.20 waktu setempat pada Selasa pekan lalu.
" Menikmati makan malan yang masing-masing orang dikenai 50 ribu yuan (setara Rp108 juta) (tanpa bermaksud pamer), ini pertama kalinya buat saya," tulis Xin, dikutip dari Asia One.
Unggahan itu memicu spekulasi netizen mengenai siapa orang yang membayar tagihan itu. Unggahan tersebut dihapus pada Rabu pagi.
Pada Dianping, aplikasi review restoran kenamaan di China, biaya rata-rata per orang du restoran Maggie 5 di Changning, Shanghai mencapai 880 yuan (setara Rp1,9 juta).
Sedangkan pada tagihan, menu seperti Half Abalone Frozen in Sake dibanderol lebih dari 10 ribu yuan (setara Rp21 juta).
Harian Beijing News melaporkan sempat menghubungi pemilik sekaligus kepala koki restoran tersebut, Sun Zhaoguo. Dia mengatakan harus menyiapkan 20 porsi makan malam yang telah dipesan oleh seorang pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab.
Dia juga mengatakan bahan baku seperti abalone, keong cangkang liar, dan ekor buaya dikirim langsung sehingga masih segar. Sun juga mengatakan Xin sama sekali tidak membayar tagihan itu.
Dream - Cuplikan gambar bukti pembayaran makanan di sebuah restoran di Malaysia menjadi viral di media sosial. Gara-garanya, restoran itu mengenakan biaya 30 sen hampir Rp 1.000 untuk plastik pembungkus minuman es jeruk.

Kasus tersebut terdengar di telinga Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Kepenggunaan (KPDNKK) Malaysia. Pihak KPDNKK pun melakukan tindakan dengan mendatangi restoran itu.
Dalam operasinya, petugas KPDNKK menemukan fakta restoran gagal menunjukkan papan harga makanan dan minuman serta harga tambahan jika dibungkus. Akibatnya, restoran itu kena denda karena telah melanggar Undang-undang.
" Karena itu, restoran itu telah dikenakan denda sebab telah melanggar AKHAP 2011. Peringatan juga telah diberikan kepada pemilik restoran agar memasang papan harga, termasuk tambahan biaya jika ada," tulis KPDNKK di laman Facebook mereka.
Pihak KPDNKK mendatangi restoran yang terletak di Hentian Rehat dan Rawat (R&R) Awan Besar, Shah Alam itu kemarin.
(Sumber: Siakapkeli.my)
Dream - Tindakan sebuah restoran di Kuala Lumpur, Malaysia yang mengenakan biaya AC sebesar 10 ringgit (sekitar Rp 34 ribu) kepada pelanggan, menuai kritik netizen di media sosial.

Seorang pelanggan mengunggah foto tagihan tertanggal 15 April, yang memperlihatkan ada biaya AC jika makan di restoran.
Sekitar jam 8 malam waktu setempat, pelanggan itu makan di restoran itu bersama teman-temannya.
Namun alangkah terkejut mereka setelah melihat kembali tagihan yang menampilkan biaya AC sebanyak 10 ringgit.
Foto tanda terima itu kini gencar dibagikan warga dunia maya Malaysia, sehingga membuahkan kehebohan. Sebagian bahkan ingin memboikot restoran itu.
Melihat hal itu, mengutip laporan portal Sin Chew Daily, manajer restoran menjelaskan telah terjadi kesalahan staf ketika memberikan tagihan kepada pelanggan.
Menurut manajer restoran, bila pelanggan menggunakan ruang di lantai atas restoran itu untuk mengadakan pertemuan tanpa memesan makanan atau minuman, maka pihaknya akan mengutip biaya AC jika duduk lebih dua jam.
Tapi, jika mereka pesan makanan dan minuman, maka biaya itu tidak akan dikenakan. " Sejak tagihan itu tersebar di internet, banyak pelanggan datang dan menanyakan hal itu.
" Saya ingin tegaskan, kami tak mengenakan biaya itu. Ini adalah kesalahan karyawan ketika memberi tagihan kepada pelanggan. Kami sudah memberi tagihan lain dan tidak kenakan setiap biaya AC kepada mereka," jelasnya.
(Ism, Sumber: Mynewshub.cc)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam