JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Traveler Menginap Di Omah Backpacker (Foto: Serubareng.com)
Dream - Tiap orang memiliki gaya traveling berbeda. Mereka yang memiliki budget besar, akan memilih gaya liburan mewah. Hotel berbintang dan destinasi-destinasi wisata mahal jadi incaran.
Namun bagi mereka yang memiliki keuangan pas-pasan, liburan gaya backpacker menjadi pilihan paling tepat. Penginapan kelas melati dan destinasi-destinasi wisata yang tak memungut biaya sering jadi pilihan.
Nah, bagi para pejalan hemat yang biasa traveling dengan gaya backpack, berikut ini ada satu penginapan yang sangat direkomendasikan saat berlibur ke Kota Apel, Malang.
Adalah Omah Backpacker, rumah singgah gratis untuk para traveler yang sedang berlibur di Malang. Rumah ini awalnya basecamp dari komunitas Malang Vacation. Namun si pemilik merelakan 2 kamar kosong yang tidak terpakai untuk para backpacker yang ingin menginap.
Mungkin Anda meragukan dan bertanya-tanya apakah penginapan ini benar-benar gratis? Jawabannya adalah ya. Omah Backpacker memang ditawarkan secara gratis tanpa memungut biaya sepeser pun dari traveler yang menginap. Mereka pun bebas menggunakan segala fasilitas yang ada seperti listrik, air, dapur, toilet, televisi, hingga akses wifi.
Namun, pemilik Omah Backpacker memiliki sebuah program bernama 'One Night, One Book' di mana setiap traveler yang menginap di sini, diharapkan membawakan sebuah buku, baik bekas ataupun baru. Buku-buku tersebut nantinya akan dikumpulkan dan dialokasikan untuk anak-anak desa yang membutuhkan.
Selain buku, traveler bisa juga membayar dengan cara mengajar anak-anak desa binaan sesuai keahlian mereka masing-masing. Intinya, pemilik Omah Backpacker ingin mengajak para traveler berlibur sembari berbagi.
Tertarik menginap di Omah Backpacker? Dari Stasiun Kota Malang, penginapan ini dapat ditempuh dengan transportasi umum seperti AMG/GA/AL lalu turun di Terminal Arjosari. Setelah itu, naik angkutan kota KA berwarna merah dan turun tepat di depan Omah Backpacker.
Informasi selengkapnya mengenai Omah Backpacker, lihat di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
