Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hong Kong (Shutterstock.com)
Dream - Hong Kong tengah bersiap menyambut datangnya pelancong usai sektor pariwisata negara tersebut tutup akibat pandemi Covid-19. Otoritas pariwisata Hong Kong pun siap menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak.
Pada Rabu pekan lalu, Hong Kong Tourism Board menggelar webinar bertajuk " Beyond COVID-19: Global Tourism’s New Normal" membincangkan prospek pariwisata pasca-pandemi terutama kawasan Hong Kong, Cina Daratan, Asia dan dunia. Lebih dari 4,000 perwakilan industri pariwisata, jurnalis dan akademisi terlibat dalam acara tersebut.
" Misi utama kami dalam industri ini adalah untuk memberikan kepercayaan dan kepastian untuk semua wisatawan bahwa perjalanan mereka aman dari awal hingga akhir," ujar Ketua HKTB, YK Pang, melalui keterangan tertulis diterima Dream.
Pang mengatakan pihaknya siap membangun kerja sama lintas batas geografis dan bisnis untuk memajukan sektor pariwisata Hong Kong.

Hong Kong (Shutterstock.com)
" Kami harus bisa memanfaatkan semua pengetahuan dan keahlian yang kami miliki, dan menggunakannya secara kolektif untuk menavigasi tantangan yang ada di depan mata," kata dia.
Pang menyoroti inisiatif yang diambil industri pariwisata Hong Kong untuk tetap berada satu langkah lebih maju dari kurva penyebaran pandemi Covid-19. Dia mengumumkan HKTB akan bekerja sama dengan Pemerintah HKSAR untuk menciptakan " Open House Hong Kong" , platform wisata unik yang akan memberi tahu dunia bahwa Hong Kong merupakan tujuan yang aman Covid-19 dan siap untuk menyambut wisatawan dengan penawaran dan pengalaman menarik.
Pang juga mengundang mitra dagang dari seluruh dunia untuk mendukung platform ini dengan memberikan penawaran menarik untuk bepergian ke Hong Kong sebagai tujuan utama bagi wisatawan dari setiap benua.

Street Food Hong Kong (Shutterstock.com)
Pada kesempatan yang sama, COO Hong Kong and Shanghai Hotels Ltd, Peter C Borer, mengatakan industri perhotelan akan bergerak menuju kenormalan baru dengan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang belum pernah ditempuh sebelumnya.
" Sebagai pemimpin industri, kita harus berkolaborasi, meninggalkan paradigma lama dan melihat ke masa depan yang baru," kata Borer.
Dia melanjutkan sebelum pandemi, industri perhotelan sudah bergerak menuju digitalisasi, kecerdasan buatan dan robotika. Sementara krisis kesehatan yang terjadi sekarang mempercepat tren tersebut.
" Untuk jangka pendek, kami harus mendapatkan kepercayaan tamu kami dan meyakinkan mereka bahwa mereka aman saat tinggal bersama kita. Dalam jangka panjang, dasar-dasar industri ini tidak akan berubah, dan para tamu akan selalu mendapatkan layanan yang dipersonalisasi," kata Borer.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya