(Foto: Elleuk.com)
Dream - Siapa yang menyangka jika plastik yang sering dianggap barang murah bisa disulap menjadi barang fashion bergengsi di dunia. Sebuah brand fashion ternama berhasil mewujudkannya dalam helatan Paris Fashion Week 2018.
Karl Lagerfeld dengan berani menampilkan koleksi busana terbuat dari plastik di Paris Fashion Week. Dilansir dari Elle, koleksi Karl terdiri dari enam busana yang terdiri dari lapisan waterproof.

Para model berjalan selama 20 menit di pertunjukan Chanel dengan menggunakan balutan busana hooded rain capes, denim jacket, demi-heeled boots, dan skirts dengan plastic fringe.
Kaia Gerber menjadi model yang berjalan pertama untuk membuka pertunjukan. Ia memakai loose woven tween jacket dengan shoulder pad bergaya 80's berwarna biru, serta sepasang PVC boots berwarna transparan dan topi waterproof.

Karl juga pernah memadukan boxy shirts dengan tekstur bin bag yang dipasangkan dengan prim pencil skrits rancangan Demna Gvasalia untuk koleksi musim semi Balenciaga. Atasan berbahan sintetis ini sepintas terlihat seperti jas hujan.

Karl Lagerfeld tak sendiri, rupanya ada desainer lain juga melirik potensi plastik menjadi material fashion yang menarik. Acné Studios dan Kenzo menampilkan koleksi trim jackets ke dalam gaya jas hujan yang tidak kalah stylish.
Sementara itu, Burberry dan Valentino memilih gaya futuristik untuk koleksi moto jackets berbahan plastik.

Isabel Marant turut serta mengeluarkan jumpsuits berbahan plastik dengan high-shine look yang memberikan kesan sporty dan glamour.

Selain pakaian, aksesoris juga dibuat dari bahan dasar plastik. Givenchy membuat clutch transparan berukuran sangat besar yang disertai dengan ziplock bag buatan Céline.

Pakaian berbahan plastik ini tampaknya praktis sekali untuk dipakai untuk musim hujan. Namun sayangnya, pakaian ini dinilai tidak ramah lingkungan oleh sebagain besar aktivis pecinta lingkungan.
(Sah/Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya