Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di rumah dan melakukan social distancing demi mencegah penularan corona. Meski begitu, kita juga tetap harus menjaga kesehatan agar tetap fit di rumah.
Salah satu cara menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan gizi harian dan tetap bergerak. Saat ini kita masih bisa membeli kebutuhan sehari-hari secara online, termasuk kebutuhan tambahan seperti susu.

" Porsi makanan yang dianjurkan terdiri dari 40-60% karbohidrat, 20-30% lemak dan 15-20% protein. Penting bagi kita untuk bisa mengonsumsi makanan yang bervariasi dan mengubah menu makanan kita setiap harinya. Makanan yang bervariasi adalah dasar dari diet yang sehat dan seimbang," ujar Dr. Matthew Lantz Blaylock, pakar ilmuwan nutrisi lewat rilis yang diterima Dream, Jumat 3 April 2020.
Berkiblat pada prinsip 'Passion in Every Drop' ahli produk susu dan produk olahan susu, Greenfields terus berusaha mewujudkan komitmen untuk membantu masyarakat Indonesia memenuhi kebutuhan gizi harian.
Para karyawan peternakan dan pabrik Greenfields di Malang, Jawa Timur tetap bekerja memerah sapi dan memproses susu untuk dijadikan produk-produk bergizi. Tentunya selama bekerja di peternakan dan pabrik, para karyawan Greenfields menerapkan prosedur keamanan dan kebersihan yang ketat serta kebijakan-kebijakan untuk menjamin kesejahteraan mereka.

" Sekarang ini banyak karyawan perusahaan yang sudah bekerja dari rumah. Memang, kami tidak akan pulang dan bertemu keluarga kami untuk sementara waktu, tapi ini adalah untuk membantu meratakan kurva penyebaran virus Corona dan untuk kebaikan keluarga kami juga," tutur M.Kohar, Feed Coordinator Greenfields.
Sejumlah upaya pun dilakukan guna mencegah penularan virus corona di lingkungan kerja.
Sejak akhir Januari, pabrik sudah menyediakan hand sanitizer untuk para karyawan dan memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung sebelum memasuki area pabrik. Pengunjung juga wajib mengisi travel declaration form dan health declaration form untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat.

Bagi karyawan yang baru kembali dari negara terjangkit, mereka wajib untuk mengisolasi diri dan bekerja dari rumah selama 14 hari sebelum memasuki area pabrik. Setiap ruangan di pabrik dan titik-titik yang sering disentuh dengan tangan disterilisasi dengan disinfektan setiap harinya.
Social distancing juga telah diterapkan di pabrik. Setiap karyawan wajib menjaga jarak dengan orang di sekitarnya, paling sedikit 1 meter dan ada jarak antar meja.

Beberapa ruang pertemuan juga digunakan sebagai ruang kerja dengan jarak terpisah antar karyawan. Pertemuan di kantor, walaupun semua anggota berada di tempat yang sama, dilakukan secara virtual dan tidak face-to-face.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya