Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ilustrasi: (Foto: Pixabay.com)
Dream - Seringkali, rasa sakit karena kehilangan bisa terasa luar biasa untuk sebagian orang. Mereka mungkin mengalami semua jenis emosi yang sulit dan tidak terduga, mulai dari keterkejutan atau kemarahan hingga ketidakpercayaan, rasa bersalah, dan kesedihan mendalam.
Rasa sedih yang sangat mendalam dapat mengganggu kesehatan fisik, membuat sulit untuk tidur, makan, atau bahkan berpikir jernih. Ini adalah reaksi normal terhadap kehilangan. Semakin signifikan kerugiannya, semakin intens kesedihan kamu.
Mengatasi kehilangan seseorang atau sesuatu yang kamu cintai adalah salah satu tantangan terbesar dalam hidup. Setiap kehilangan dapat menyebabkan kesedihan, termasuk:
Apa pun penyebab kesedihan kamu, ada beberapa cara sehat untuk mengatasi rasa sakit yang dirasakan. Termasuk dapat meringankan kesedihan dan membantu kamu mengatasi rasa kehilangan.

Grieving adalah pengalaman yang sangat individual. Tidak ada cara yang benar atau salah untuk berduka. Bagaimana kamu bersedih tergantung pada banyak faktor, termasuk kepribadian dan gaya hidup, pengalaman hidup, keyakinan, dan seberapa dalam kehilangan yang kamu rasakan.
Proses grieving (berduka) membutuhkan waktu. Penyembuhan terjadi secara bertahap, tidak bisa dipaksakan atau diburu-buru, dan tidak bisa dijadwalkan. Beberapa orang mulai merasa lebih baik dalam beberapa minggu atau bulan. Namun bagi yang lain, proses berduka dapat dirsakan hingga tahunan. Apa pun pengalaman kesedihan kamu, penting untuk bersabar dengan diri sendiri dan membiarkan prosesnya berlangsung secara alami.
Kesedihan karena kehilangan adalah bagian tak terhindarkan dari kehidupan. Ada beberapa cara untuk membantu mengatasi rasa sakit, berdamai dengan kesedihan dan pada akhirnya menemukan cara untuk melanjutkan hidup kamu. Seperti yang dilansir dalam helpguide.org:

Pada tahun 1969, psikiater Elisabeth Kübler-Ross memperkenalkan " Five stages of grief" . Tahap-tahap kesedihan ini didasarkan pada penelitiannya tentang perasaan pasien yang menghadapi penyakitnya. Tetapi banyak orang telah menyamakan situasi tersebut dengan kehilangan (dalam kehidupan manusia), seperti kematian orang yang dicintai.
Lima tahap kesedihan
Jika kamu mengalami salah satu dari emosi di atas setelah kehilangan sesuatu, mungkin hal tersebut menunjukkan bahwa reaksi kamu wajar. Pada waktunya kamu akan pulih. Namun, tidak semua orang yang berduka melewati semua tahapan ini.
Bahkan, beberapa orang menyelesaikan kesedihan mereka tanpa melalui tahapan-tahapan tersebut. Dan jika kamu benar-benar melewati tahap-tahap kesedihan itu, kamu mungkin tidak akan mengalaminya secara berurutan. Jadi jangan khawatir tentang apa yang " seharusnya" kamu rasakan atau di tahap mana seharusnya berada.
Rasa sakit dapat menyebabkan kamu ingin menarik diri dari orang lain. Tetapi mendapat dukungan orang lain sangat penting untuk penyembuhan dari rasa kehilangan. Bahkan jika kamu tidak nyaman membicarakan perasaan , penting untuk mengungkapkannya ketika kamu sedang bersedih.
Hal itu tidak berarti bahwa setiap kali kamu berinteraksi dengan teman dan keluarga, kamu harus selalu membicarakan kehilangan. Kenyamanan juga bisa datang dari berada di dekat orang lain yang peduli dengan kamu. Kuncinya adalah tidak mengisolasi diri sendiri.

Sekarang adalah waktu untuk bersandar pada orang-orang yang peduli pada kamu. Bahkan jika kamu bangga menjadi kuat dan mandiri. Daripada menghindari mereka, mendekatlah pada teman dan orang yang dicintai. Habiskan waktu bersama dan terima bantuan yang ditawarkan. Seringkali, orang ingin membantu tetapi tidak tahu bagaimana caranya. Jadi beri tahu mereka apa yang kamu butuhkan. Jika kamu tidak merasa memiliki orang yang dapat kamu hubungi secara langsung, tidak ada kata terlambat untuk membangun pertemanan baru.
Kesedihan bisa menjadi emosi yang membingungkan dan terkadang menakutkan bagi banyak orang. Terutama jika mereka sendiri tidak mengalami kehilangan yang sama. Mereka mungkin merasa tidak yakin tentang bagaimana menghibur kamu. Akhirnya mereka mengatakan atau melakukan hal-hal yang salah.
Tapi jangan gunakan itu sebagai alasan untuk mundur dan menghindari kontak sosial. Jika seorang teman atau orang yang dicintai mencari kamu, itu karena mereka peduli.

Jika kamu orang yang taat beragama, raihlah kenyamanan yang bisa didapatkan. Kegiatan spiritual yang bermakna bagi Anda, seperti berdoa, bermeditasi dapat mengubah mood anda

Jika kesedihan kamu terasa terlalu berat untuk ditanggung, temukan seorang profesional kesehatan mental dengan pengalaman dalam konseling kesedihan. Seorang terapis yang berpengalaman dapat membantu Anda mengatasi emosi yang intens dan mengatasi hambatan dalam proses kehilanganmu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun