Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pantai Boracay Di Filipina (Foto: Beam.land)
Dream - Pantai Boracay merupakan destinasi wisata terkenal di Filipina. Pantai ini sempat ditutup oleh pemerintah pada April 2018 lalu.
Penutupan dilakukan setelah Presiden Rodrigo Duterte kecewa dengan kondisi Boracay yang kumuh akibat aktivitas wisata yang tidak terkontrol. Bahkan, Duterte sampai mengibaratkan Boracay seperti kakus akibat pencemaran limbah mentah dari hotel dan restoran yang mengalir langsung ke laut.
Destinasi ini kini kembali dibuka namun dengan aturan baru. Beberapa di antaranya seperti pembatasan jumlah penginapan dan jumlah wisatawan yang berkunjung.
Jumat pagi dua pekan lalu menjadi awal dibukanya kembali Pantai Boracay. Para wisatawan mengaku baru pertama kali datang dan terkesima dengan keindahan Boracay setelah direnovasi.
" Ketika saya melihat foto-foto para wisatawan di Boracay yang tergeletak seperti ikan sarden, saya tidak ingin datang ke sini. Sekarang saya berharap mendapat pemandangan indah hari ini," kata salah satu wisatawan, Josef Fuchs, dikutip dari CNA Lifestyle.

Pantai Boracay (Foto: Philstar.com)
Boracay sempat menjadi tempat 'persembunyian' yang tenang dan digemari para backpaker sebelum adanya pembangunan yang masif. Lantaran pembangunan tersebut, sebanyak 2 juta wisatawan datang dan membuat Boracay rusak.
Kini, wajah Boracay berubah sangat drastis. Para wisatawan mengakui penutupan Boracay adalah keputusan tepat.
" Ketika Anda pergi ke pantai, Anda akan menyadari bahwa menutupnya selama enam bulan tidaklah sia-sia," kata wisatawan lokal, Roan Tadle.
Pantai ini mengalami renovasi total. Sejumlah wahana yang terletak di bibir pantai seperti Kastil Pasir kini telah rata dengan tanah.
Tak hanya itu, sejumlah bangunan penginapan dibuldoser. Para pelaku usaha diminta kembali membuat zona penyangga sepanjang 30 meter dari garis pantai.
Pekerjaan konstruksi juga dijalankan seperti perbaikan jalan-jalan, renovasi hotel di sekitar pulau. Seluruh olahraga air, kecuali renang, juga dilarang untuk sementara waktu.

Pantai Boracay (Foto: Beam.land)
Boracay kerap digambarkan media wisata sebagai salah satu pantai terbaik di dunia hanya seluas 1.000 meter persegi. Tetapi, pantai itu dikunjungi oleh sekitar 40 ribu wisatawan yang menghabiskan uang mencapai US$1 miliar, setara Rp15 triliun per tahun.
Dengan aturan baru, jumlah wisatawan dibatasi paling banyak 19.200 orang untuk sekali waktu. Pemerintah berharap jumlah penginapan dapat dikendalikan.
Hampir 400 hotel dan resor di Boracay yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan lingkungan ditutup permanen. Maskapai penerbangan juga diminta membatasi jumlah penumpang yang ingin ke Boracay.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya