Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Dua Turis Yang Terdampar Di Goa Krabi Menunggu Masa Krisis Corona Berakhir (foto: Sanook.com)
Dream - Sepasang suami istri Rusia ini telah terdampar lama di Goa Krabi Thailand. Keduanya mengatakan mereka terjebak di goa itu dan menunggu krisis wabah virus corona ini berakhir.
Mereka berharap setelah wabah berakhir, keduanya bisa pulang ke negaranya. Keduanya telah bersembunyi di tenda di dalam pintu masuk goa di Teluk Tonsai, Krabi.
Pemerintah setempat pun akhirnya mendengar kabar tersebut. Berkat laporan masyarakat bahwa ada dua orang Rusia yang berusia sekitar 30 tahun, yang sedang mencari perlindungan di goa setempat.
Pasangan suami istri itu akhirnya dibawa ke kantor polisi turis Ao Nang.
© Ilustrasi dua turis yang terdampar di Goa Krabi menunggu masa krisis corona berakhir (foto: sanook.com)
Melansir dari The Thaiger, kedua turis itu mengaku kepada polisi, mereka datang untuk mengunjungi pantai Railay. Mereka berdua sudah dua bulan lebih berada di Thailand.
Bulan lalu, mereka mengunjungi kantor polisi untuk melaporkan tiket pesawat dan kameranya dicuri. Tetapi, polisi tidak dapat melacak barang mereka, hingga akhirnya kedua turis itu merelakan kasus itu tidak diusut tuntas.
Pada awal April, kebijakan pemerintah mulai memberlakukan penutupan hotel-hotel di wilayah Krabi. Mereka mengatakan kepada polisi, tidak punya tempat untuk ditinggali sejak hotel tempat mereka menginap ditutup.
Mereka juga tidak memiliki kenalan satu orang pun di sana. Sehingga mereka bersusah payah mencari jalankeluar supaya tetap bisa bertahan hidup di negara asing hingga situasinya membaik.
© Ilustrasi dua turis yang terdampar di Goa Krabi menunggu masa krisis corona berakhir (foto: sanook.com)
Pasangan itu akhirnya menemukan sebuah goa yang terletak di Teluk Tonsai. Mereka mendirikan tenda di dalam goa dan mengatakan bahwa mereka tinggal di dalam goa sejak kebijakan lockdown di Thailand diterapkan.
Kemudian, karena sudah dibawa ke kantor polisi, akhirnya kedua turis itu dibawa ke rumah sakit Ao Nang untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Keduanya dinyatakan sehat, karena tidak ada gejala demam atau gejala COVID-19. Kemudian polisi bertanya kepada keduanya apa yang akan dilakukan setelah itu.
Mereka mengaku tidak dapat melakukan perjalanan ke Rusia sebelum wabah ini berakhir dan situasi kembali membaik. Pemerintah setempat pun akhirnya mengirim kedua turis itu ke sebuah hotel Krabi yang masih diizinkan buka.
Kedutaan besar Rusia di Thailand pun juga diberitahu tentang kabar ini. Supaya sepasang suami istri Rusia itu segera mendapat bantuan lebih lanjt dan bisa bertahan hidup hingga wabah berakhir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya