Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno
Dream - Penerapan PPKM Level 3 di akhir tahun tentu berdampak pada segala sektor, terutama pariwisata dan ekonomi kreatif. Namun demikian, kebijakan tersebut harus diambil Pemerintah demi mengantisipasi terjadinya kembali lonjakan kasus Covid-19.
Untuk mengurangi beban para pelaku industri parekraf, Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan akan ada bantuan dari pemerintah. Bantuan Pelaku Usaha Pariwisata dapat dimanfaatkan pelaku industri untuk bertahan selama penerapan PPKM Level 3.
" Keadan pariwisata dan ekonomi kreatif yang mengalami tekanan selama pandemi, dan tantangan ekonomi ini harus kita respon dengan kebijakan yang tepat sasaran tepat manfaat dan tepat waktu," ujar Sandiaga.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari program yang telah disalurkan sebelumnya. Dengan tata kelola dan akuntabilitas yang baik rencananya Pemerintah akan menyalurkan BPUP pada usaha pariwisata.
Sandiaga mengatakan bantuan ini menyasar agen perjalanan wisata, biro perjalanan wisata, spa, hotel, homestay dan penyediaan akomodasi lainnya.
Dia pun meyakini para pelaku usaha sangat membutuhkan bantuan ini. Apalagi di saat penetapan PPKM Level 3 pada liburan Natal dan Tahun Baru.
Bagi para pelaku usaha pariwisata ingin mengakses bantuan ini, pendaftaran dibuka dari tanggal 15 hingga 26 November 2021 pukul 23.59 WIB. Pendaftaran dapat dilakukan pada tautan https://bpup.kemenparekraf.go.id/pendaftaran.
Laporan: Anzila Riskia Putri
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya