6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Super Nintendo World (Liputan6.com)
Dream - Nintendo, salah satu game konsol yang punya tempat tersendiri di hati generasi 90-an. Meski permainannya masih terbilang sederhana, tapi sudah cukup membuat senang.
Dari game konsol inilah, karakter-karakter seperti Mario dan Luigi, King Kong, dan masih banyak lagi sangat populer. Rasanya kangen ingin bersentuhan dengan tokoh-tokoh itu lagi.
Tetapi, rasa kangen itu bakal segera terobati. Universal Studio Jepang akan membuka atraksi Nintendo lewat Nintendo Park pada 4 Februari 2021.
Rencana pembukaan wahana yang menelan biaya pembangunan mencapai US$580 juta sempat lama tertunda. Tidak ingin terlalu lama lagi, akhirnya wahana tersebut diputuskan dibuka tahun depan demi memanjakan pengunjung.
Super Nintendo World akan berdiri dalam komplek Universal Studio Jepang di Osaka. Wahana ini akan menjadi replika game konsol Nintendo yang sangat populer di Jepang.
Ada sejumlah atraksi yang akan membawamu pada kenangan masa kecil bermain Nintendo. Seperti naik Mario Kart dalam rekreasi Bowser's Castle.
Kamu dapat bermain laiknya Mario yang mengumpulkan koin virtual. Selama bermain, kamu akan mengenakan gelang khusus sehingga bisa terkoneksi dengan beragam fitur taman yang tersedia melalui konsol Switch.
Awalnya, Super Nintendo World dijadwalkan dibuka pada musim panas. Tetapi, rencana itu terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19.
Banyak yang berharap pada Super Nintendo World karena industri taman hiburan tengah berjuang akibat dampak Covid-19. Pandemi menyebabkan pendapatan menurun drastis.
Walt Disney Co. memutuskan menghentikan pekerjaannya, sementara NBCUniversal dari Comcast Corp., pemilik taman Osaka, menangguhkan rencana pembukaan area Nintendo lain di dalam lokasinya di Orlando.
Universal Studios Jepang juga mengoperasikan setengah dari kapasitas penuhnya untuk membantu mengekang penyebaran virus. Proyek yang melisensikan karakter dari Nintendo ini merupakan bagian dari upaya perusahaan game yang berbasis di Kyoto untuk memperluas waralaba di luar pemain konsol.
Film, toko barang dagangan, dan aplikasi ponsel cerdas semuanya dirancang sebagai pengait untuk memikat pengguna baru agar membeli mesin dan perangkat lunak khusus game, seperti dilansir Bloomberg.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
