Ilustrasi
Dream - Deodoran biasanya menjadi " solusi kilat" bagi Anda yang ingin mengatasi bau ketiak atau bau badan. Namun di sisi lain, ada yang menduga bahwa penggunaan deodoran dalam jangka waktu panjang dapat berbahaya bagi kesehatan bahkan bisa berujung pada penyakit kanker. Benarkah demikian?
Memang cukup banyak klaim yang menduga deodoran dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor maupun kanker payudara. Namun hingga saat ini belum didapatkan bukti ilmiah valid yang mendukung klaim tersebut.
Sehingga untuk saat ini, dapat dikatakan bahwa pemakaian deodoran tidak berbahaya, sepanjang digunakan pada kulit yang sehat (tidak luka), dan tidak timbul reaksi alergi atau iritasi akibat komponen deodoran tersebut.
Sementara itu, jika muncul benjolan di ketiak yang wujudnya agak padat dan kenyal saat diraba, mudah digerakkan dan kadang nyeri, kemungkinan besar disebabkan oleh peradangan kelenjar getah bening di daerah tersebut.
Peradangan itu sendiri bisa saja disebabkan oleh pemakaian deodoran (ketidakcocokan dengan komponen deodoran), atau infeksi dan peradangan karena sebab lain.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
