6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno
Dream - Larangan mudik tentu membawa dampak tersendiri bagi pelaku ekonomi kreatif. Apalagi bagi pelaku UMKM yang berdagang oleh-oleh, untung besar akibat mudik bakal hanya jadi mimpi indah.
Kondisi tersebut dipahami oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Agar tidak terlalu merugi, Sandiaga menawarkan cara lain dalam pemasaran produk oleh-oleh.
" Pelaku ekonomi kreatif harus tetap mengambil peluang," ujar Sandiaga.
Ada beberapa opsi yang bisa dijalankan, kata Sandi. Seperti pengiriman produk oleh-oleh untuk mengobati rasa rindu pada keluarga di kampung.
Sandiaga menyatakan pihaknya siap memfasilitas inisiasi ini. Sementara rincian skema kerja sama ini sedang dalam tahap finalisasi bersama Kemenko Perekonomian.
Sandiaga juga menjelaskan secara garis besar, bentuk kerja sama bisa berupa subsidi ongkos kirim. Selain itu, Sandiaga juga mengupayakan agar pelaku ekraf mendapatkan insentif.
" Bentuknya nanti bisa saja voucer pemasaran maupun diskon," kata Sandiaga.
Mengenai kerja sama dengan pengusaha oleh-oleh, Sandiaga baru bisa mengumumkan dua pekan sebelum lebaran. Sedangkan mengenai insentif dan subsidi ongkir, dia menyatakan mendukung siapa saja yang ditugaskan.
" Diskusi ini (distributor insentif dan subsidi ongkir) masih terus dibahas dengan berkolaborasi dengan Kemendag," kata dia.
Sandi melanjutkan tidak menutup kemungkinan pihaknya menjalin kolaborasi dengan e-commerce platform dalam program subsidi ongkir.
" Karena di beberapa program sebelumnya, (kerja sama dengan e-commerce) menghadirkan hasil positif dan inklusif," katanya.
Di samping itu, kolaborasi dengan e-commerce platform pun sekaligus menggandeng para pelaku ekraf untuk secara otomatis terjun ke ranah digital.
Lebih lanjut, kata Sandiaga, kerja sama ini nantinya dimaksudkan tidak hanya memanfaatkan momen Lebaran. " Ada satu paket (Lebaran), tapi ada juga paket lain yang rencananya akan diimplementasi sampai akhri tahun," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
