Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hong Kong (Shutterstock.com)
Dream - Pemerintah Hong Kong dan Singapura bersepakat untuk memberlakukan perjanjian air travel bubble mulai 26 Mei 2021. Perjanjian ini memungkinkan warga dari masing-masing negara untuk keluar masuk wilayah Hong Kong maupun Singapura.
Ketua Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB), YK Pang, menyambut baik keputusan ini. Dia menyatakan peluncuran kembali air travel bubble Hong Kong-Singapura menjadi langkah penting dimulainya lagi perjalanan internasional.
" Tonggak penting untuk mempersiapkan Hong Kong secara bertahap untuk menyambut kembali para wisatawan," ujar Pang melalui keterangan tertulis.
Pada tahap awal peluncuran, Pang berharap para pelaku perjalanan adalah mereka yang memiliki urusan atau kunjungan keluarga. Juga mereka yang punya urusan pekerjaan, kesehatan, dan alasan penting lainnya.
" Pastinya para turis dengan tujuan berekreasi akan menyusul setelahnya," kata Pang.
HKTB akan terus melakukan antisipasi dalam meningkatkan tindakan anti-epidemi. Termasuk memastikan berjalannya protokol kesehatan yang telah diluncurkan tahun lalu untuk hotel, restoran, transportasi, pusat perbelanjaan, operator tur, dan seluruh hal yang terkait untuk kembali membangun citra pariwisata Hong Kong yang aman dan nyaman.
Mulai 26 Mei hingga 9 Juni 2021, akan ada satu penerbangan dari Hong Kong ke Singapura dan sebaliknya. Penerbangan tersebut akan membawa 200 penumpang di setiap penerbangan.
Sedangkan Mulai 10 Juni 2021, akan ada dua penerbangan setiap minggu dari Hong Kong ke Singapura dan sebaliknya dengan masing-masing membawa 200 penumpang. Jumlah penerbangan akan dibagi rata antara maskapai penerbangan yang berbasis di Singapura dan Hong Kong.
Pengaturan ini dapat berubah tergantung pada keadaan dan situasi perkembangan di kedua negara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya