Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bandara Fiumicino Roma (Shutterstock.com)
Dream - Selama ini, mungkin kita memahami bandara hanya dinilai menjadi terbaik atau terburuk. Semua didasarkan pada segala hal yang ada pada suatu bandara.
Tetapi, badan pemeringkat bandara internasional, Skytrax, kini membuat kriteria lain. Kriteria tersebut berkaitan dengan fasilitas yang disediakan pengelola untuk penanganan Covid-19.
Hasilnya, Bandara Fiumicini di Roma, Italia, dinobatkan sebagai Bandata Bintang 5 Covid-19. Penilaian didasarkan pada kombinasi efisiensi prosedural dalam pemeriksaan, analisis observasi visual serta pengambilan sampel ATP.
" Bandara Fiumicino (FCO), juga dikenal sebagai Bandara Internasional Leonardo Da Vinci, adalah bandara tersibuk di Italia," demikian pernyataan Skytrax.
Pada 1 September lalu, Bandara Fiumicino bekerja sama dengan Palang Merah Italia membuka pusat uji Covid-19 dengan luas 7.000 kaki persegi. Dalam ulasannya, Skytrax mencatatkan bandara ini mendapatkan poin karena menyediakan papan nama mudah dibaca dalam berbagai bahasa.
Poin lain yang juga didapat bandara tersebut yaitu penegakan aturan memakai masker serta staf kebersihan yang terlihat sangat jelas. Selain itu, karena efisiensi berkat konsolidasi penerbangan keluar-masuk di satu terminal sehingga memudahkan pelacakan.
Sayangnya, penilaian Skytrax baru bisa dijalankan di Eropa. Sebab, pandemi Covid-19 membuat pergerakan menjadi sulit.
Selain Bandara Fiumicino, ada tiga bandara lain yang juga meraih predikat Bintang 5 Covid-19. Ketiganya yaitu Bandara Malaga-Costa del Sol (AGP) di Spanyol, Bandara Nice Cote d'Azur (NCE) di Prancis dan London's Heathrow (LHR) di Inggris.
Sistem peringkat Skytrax meyatakan lima bintang menunjukkan " standar yang sangat tinggi untuk prosedur kebersihan dan pemeliharaan bandara."
Sedangkan empat bintang arti penilaian " baik" dan tiga " rata-rata" . Dua bintang, peringkat terendah berarti protokol anti-Covid di satu bandara " perlu diperbaiki."
Skytrax berharap bisa menilai dan memberikan peringkat pada bandara di Amerika Utara, Timur Tengah, dan Asia mulai musim gugur 2020. Ini seiring pembukaan lebih banyak perbatasan nasional.
Sumber: CNN
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya