6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - United Airlines, sebuah maskapai penerbangan asal Amerika Serikat baru saja menepati pelayanan yang telah mereka janjikan sejak 20 tahun yang lalu.
Seorang pria bernama John Walker tidak sengaja menemukan sebuah tiket pesawat yang berada di bawah tempat tidurnya. Tiket penerbangan dari Nashville ke Sacramento itu seharusnya ia gunakan pada 31 Desember 1998 silam.
Namun, pada tiket tertera sebuah ketentuan yang menarik.
'Pemegang tiket yang tidak menggunakan tiket ini bisa memakainya untuk penerbangan domestik lainnya, asalkan memiliki nama yang tercantum pada tiket, dan hal ini berlaku untuk selamanya.'
Itu artinya, John masih bisa menggunakan tiket tersebut walaupun sudah berlalu 19 tahun lamanya.
John mendatangi pusat pelayanan maskapai tersebut. Namun, mereka tidak paham harus membuat keputusan apa. Akhirnya, ia pun menghubungi akun Twitter maskapai dan menyampaikan keluhan.
Berdasarkan laman Travel and Leisure, pihak United Airlines menyebutkan bahwa sebenarnya sejak tahun 2010 mereka sudah dibebaskan untuk tidak menepati kebijakan tersebut.
Akan tetapi, karena peristiwa John sangat menarik, mereka setuju untuk menepati janjinya.
" Mereka setuju untuk menepati kebijakan tersebut walaupun tidak lagi terikat dengan hukum. Menurutku, itu merupakan pelayanan yang baik terhadap pelanggan," kata John.
John akhirnya memakai tiket tersebut untuk menukarnya dengan tiket baru dalam bentuk digital. Uniknya lagi, harga yang berlaku masih merupakan harga pada tahun 1998, yakni $378 atau sekitar Rp5 juta.
(Sumber: travelandleisure.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
