Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Pemerintah membolehkan masyarakat untuk bepergian menggunakan pesawat terbang di masa pandemi. Syaratnya, harus melampirkan hasil uji baik dengan metode swab test PCR maupun rapid test.
Kita bisa melakukan tes tersebut di mana saja. Tentu, ada tarif yang ditetapkan untuk sekali tes.
Guna memudahkan masyarakat, Angkasa Pura II menyediakan layanan rapid test di sejumlah bandara. Sehingga masyarakat tak perlu repot untuk tes, cukup melakukannya sebelum terbang.
Kadang yang membuat kita khawatir adalah soal biaya. Kita mungkin mengira tarif rapid test di bandara akan mahal.
Kekhawatiran itu telah terjawab. Lima bandara yang menyediakan layanan rapid test ternyata mematok tarif yang tidaklah mahal.
Bahkan ada yang menurunkan tarif untuk penerbangan akhir tahun. Penurunannya cukup lumayan.
Seperti di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Layanan rapid test disediakan di Airport Health Center Shelter Skytrain Terminal 2 dan Gate 5 Kedatangan Domestik Terminal 3. Layanan tersedia selama 24 jam da dapat dimanfaatkan tidak hanya calon penumpang namun juga masyarakat umum.
Tarif rapid test ditetapkan sebesar Rp145 ribu. Tetapi mulai 18 Desember 2020, tarif tersebut diturunkan menjadi Rp85 ribu.
Bandara lainnya yaitu Sultan Hasanuddin Makassar. Layanan rapid test di bandara ini tersedia di area keberangkatan pada pukul 08.00-16.00 WITA setiap hari.
Tarif rapid test ditetapkan sebesar Rp85 ribu. Tarif ini berlaku mulai 14 Desember 2020.
Layanan rapid test juga tersedia di Bandara Ngurah Rai Bali. Layanan ini tersedia di area publik Terminal Domestik pukul 07.00-19.00 WITA.
Tarifnya ditetapkan sebesar Rp85 ribu. Calon penumpang yang ingin memanfaatkan layanan ini diharuskan mendaftarkan diri secara online.
Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo juga memiliki layanan rapid test. Layanan diberikan di lantai mezzanine Gedung Penghubung pada pukul 06.00-16.00 WIB.
Tarif rapid test ditetapkan sebesar Rp85 ribu. Pemeriksaan dijalankan hingga 30 menit, bergantung antrean.
Bandara terakhir yang menyediakan layanan rapid test adalah Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Layanan ini bisa diakses di Gedung Shelter Bus Bandara pukul 07.00-15.00 WITA.
Tarifnya sebesar Rp85 ribu. Tarif tersebut sudah termasuk surat keterangan dan hasilnya dapat ditunggu.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya