Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Realme Merilis Ekosistem Pengisian Daya Nirkabel Secara Magnetik, MagDart. (Foto: Tangkap Layar Peluncuran MagDart Secara Virtual)
Dream – Realme belum lama ini merilis ekosistem pengisian baterai smartphone secara magnetik, MagDart. Ekosistem ini terdiri atas charger 50 watt dan 15 watt, 2-in-1 power bank, beauty light, dan penyangga ponsel.
Vice President and President of Global Marketing Realme, Xu Qi Chase, menyebut, pihaknya merupakan yang pertama dalam mengembangkan wireless charging secara magnetik. Perangkat itu ditujukan bagi smartphone Android.
“Inilah kami, flash charging nirkabel dengan secara magnetik pertama, MagDart, untuk Android,” kata Xu Qi Chase, dalam peluncuran MagDart secara virtual, Selasa malam 3 Agustus 2021.
Chase menyebut gadget ini bisa mempermudah pengguna mengisi daya baterai tanpa perlu mencolokkan kabel. Terlebih, anak muda yang menginginkan teknologi pengisian baterai yang cepat, bahkan untuk wireless charging untuk menunjang produktivitas mereka.

“Teknologi ini akan berada di pasar pada 2022,” kata dia. Sayangnya, Realme tidak membeberkan waktu peluncuran dan harga jual ekosistem MagDart.
Yang pertama, 50 W MagDart charger. Product Manager Realme, Alesso Bradde, mengklaim, perangkat ini memiliki sejumlah keunggulan, seperti kecepatan pengisian dengan output 50 watt dan dilengkapi sistem pendingan udara aktif.
“Ponsel ini terisi 20 persen selama 10 menit,” kata Bradde.

Barang yang kedua adalah 15 watt MagDart charger. Bradde menyebut pengisi daya nirkabel ini merupakan yang tertipis. Tebalnya hanya 3,9 mm dan 26,4 persen lebih tipis dari kompetitornya, MagSafe Apple.
Pad pengisiannya lebih tipis karena membutuhkan satu koil pengisian yang memisahkan sumber panas. Itu bisa mengurangi potensi panas berlebih dan membuat kekuatan pengisian menjadi lebih stabil dengan daya yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.
Ketiga, ada 2-in-1 MagDart Power Bank. Smartphone bisa mengisi daya dari power bank dan power bank dapat pengisian daya dari sumber pengisian.
Keempat, ada MagDart Beauty Light yang dirancang untuk mengambil foto portrait. Gawai ini bisa dihubungkan ke smartphone dan memberikan cahaya tambahan untuk foto selfie.

Kelima, MagDart Wallet yang merupakan penyangga ponsel saat menonton film. Dompet ini bisa menampung tiga kartu berukuran standar. Casing tersebut terhubung dengan konektor Type C dan memungkinkan smartphone terisi dayanya secara nirkabel melalui teknologi MagDart.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Tak Selalu Bawa Sajadah, Inisiatif Ini Bantu Jamaah Salat Jumat Lebih Nyaman

Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Pantat Terasa Nyeri Bukan Selalu karena Salah Duduk, Bisa Jadi Ini Penyebabnya