Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Picanha, Salah Satu Menu Favorit Di CUTTS Steak House. / Foto: Alfi Salima Puteri
Dream - Selain daging primary cut seperti sirloin dan tenderloin, bagian secondary cut ternyata juga enak menjadi hidangan lezat. Namun, jika biasanya restoran menyajikan secondary cut menggunakan daging sapi Australia, berbeda dengan restoran yang satu ini.
CUTTS Steakhouse yang terletak di Jalan Wijaya 1 Nomor 64 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ini menyajikan steak dengan daging secondary cut yang berkualitas yang berasal dari sapi Sumatera. Sehingga steak dapat dinikmati dengan harga yang terjangkau.
Restoran ini menawarkan bagian secondary cut yang memang jarang ada di Indonesia, mulai dari bagian steak picanha, flat iron atau oyster blade, dan chuck tender. Harga steak tersebut dibanderol mulai dari Rp175 ribu hingga Rp245 ribu.
Representative CUTTS, Michael Gerald mengatakan konsep di restoran ini sendiri adalah semi-premium dining.
" Konsumen dapat menikmati experience yang belum ada pada steakhouse lain di kelas menengah," ujar Michael, Kamis, 9 Juni 2022.
Hal tersebut dilakukan agar konsumen dapat merasa bahwa harga yang dibayarkan sesuai dengan produk dan servisnya.
“ Waitress kami pasti akan selalu menanyakan kepada konsumen mengenai menu yang kami sajikan. Ini juga merupakan upaya kami untuk tetap engage dengan mereka, dengan memberikan pelayanan layaknya fine dining. Salah satu hal yang kami lakukan adalah dengan memberikan opsi pisau untuk steak,” tuturnya.
Terkait menu, Michael mengungkap Flat Iron merupakan salah satu menu best seller di CUTTS. Flat Iron sendiri adalah potongan dari Sumatera Wagyu Oyster Blade MB5. Tiap potongannya disajikan sebesar 200 gram, cukup untuk porsi satu orang.
Selain itu, ada juga Sumatran Wagyu Picanha MB5 dan Steak Fillet. Kedua menu tersebut merupakan potongan daging Tenderloin dari Australia. Untuk sausnya, CUTTS menawarkan beberapa pilihan saus, yakni mushroom, blackpepper, dan truffle.
“ Kami ingin memperkenalkan secondary cuts di dunia daging steak kepada warga Indonesia, karena rasanya khas, enak, dan dapat dinikmati dengan harga yang lebih terjangkau. Itulah mengapa flat iron dan picanha menjadi salah satu menu unggulan disini,” jelas Michael.
Tidak hanya steak saja, CUTTS juga memberikan pilihan menu lainnya, mulai dari makanan pembuka seperti taco mac and cheese, caesar salad, chicken quesadilla, popcorn chicken hingga nachos.

Adapula menu mains lain seperti creamy truffle mushroom linguine yang cukup populer di restoran ini, roasted chicken, tagliatelle napoletana dan pesto chicken linguine.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya