(Foto: Shutterstock)
Dream - Media sosial , seperti Instagram kerap menjadi sumber inspirasi menemukan gaya dan riasan wajah yang sedang ngetren. Namun, sebaiknya jangan ikut latah mengikuti semua tren yang dibagikan di Instagram.

Salah satunya adalah kreasi makeup yang diunggah oleh Sofie Petersen, menjadi kontroversi akhir-akhir ini. Perempuan asal Denmark ini meletakkan rantai kecil di garis kelopak bawah mata.
Dalam sekejap, unggahannya telah direspon dengan komentar dan ribuan likes dari warganet.

Dilansir dari Allure, banyak yang terpesona bagaimana cara perempuan berusia 18 tahun itu meletakkan rantai emas itu di matanya. Padahal, dokter jelas-jelas melarang untuk menempatkan benda asing di dalam mata, karena sangat berbahaya.

Petersen merasa tertantang untuk membuat riasan ekstrem yang belum pernah dicobanya. Petersen biasanya mengunggah dua tampilan berbeda dalam sehari.

Sebelumnya ia juga pernah berkreasi dengan meletakkan jelly yang nampak seperti lem di sekitar matanya. Dia juga sangat berani menempelkan lakban atau jarum peniti di sekitar kelopak matanya.

Tentu, keberaniannya dalam merias mata bukan hal yang aman untuk ditiru. Jika tidak dilakukan dengan hati-hati, bisa saja bahan-bahan bermaterial keras itu melukai retina mata. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global