Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sebuah Restoran Berbintang Michelin, Costes Restaurant Di Hongaria Menawarkan Inovasi Unik (Foto:Pexels)
Dream – Para pengusaha restoran di berbagai belahan dunia menjadi salah satu yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Penurunan angka kunjungan hingga keuntungan yang tergerus mau tidak mau membuat pengusaha harus jauh lebih kreatif.
Seperti yang dilakukan sebuah restoran berbintang Michelin, Costes Restaurant di Hongaria. Pihak Costes melakukan inovasi unik dengan menawarkan paket makan malam unik di sebuah kabin tertutup di atas bianglala.
Untuk merasakan pengalaman unik tersebut, pengunjung harus merogoh kocek US$155, setara Rp2,3 juta dengan 4 macam menu makan. Saking tingginya minat kunjungan, tiket tersebut langsung habis terjual dalam beberapa hari saja.
© Costes Restaurant menyajikan 4 menu makanan khas Hungaria untuk inovasi makan dari atas bianglala (Foto:Pexels)
Sebagai restoran pertama di Hungaria yang mendapatkan bintang Michelin, Costes tak mau terjebak di keadaan pandemi.
Apalagi menjelang musim dingin, beberapa restoran harus memutar otak guna tetap aman melayani pengunjung. Inovasi membuat pengalaman makan makan khas Hungaria dari atas bianglala menjadi salah satu cara bertahan.
Seperti yang diketahui, Hungaria mengalami kasus lonjakan penularan Covid-19 yang cukup tinggi dengan 3.149 kasus harian belakangan.
Beberapa negara bahkan mulai memberlakukan lockdown kembali dan beberapa hotel harus tutup lebih awal. Selain itu, Uni Eropa juga menerapkan sistem lampu lalu lintas baru untuk membantu memperjelas aturan dan batasan bagi para pelancong.
Negara anggota akan diberi kode warna hijau, oranye atau merah tergantung pada tingkat infeksi yang dilaporkan oleh Pusat Pengendalian Penyakit Eropa yang diperbarui setiap pekannya.
(Beq, Sumber Lonely Planet)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya