Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Naik Pesawat/ Foto: Pixabay
DREAM.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata secara resmi mengumumkan pemberian stimulus berupa potongan harga atau diskon tiket untuk tiga moda transportasi utama, yakni pesawat, kapal laut, dan kereta api. Kebijakan ini diberlakukan guna menyambut momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Keputusan tersebut disampaikan usai konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu, 26 November 2025 lalu. Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, merinci besaran diskon lintas moda yang telah disiapkan pemerintah.
Untuk angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon sebesar 20% yang berlaku pada periode pembelian tiket mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Sementara itu, bagi pengguna moda transportasi kereta api, tersedia diskon sebesar 30% untuk periode keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
© Dream
Penurunan harga juga berlaku untuk angkutan udara. Tiket pesawat kelas ekonomi akan mendapatkan potongan harga berkisar antara 13-14% pada periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
“ Kebijakan diskon lintas moda ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat selama liburan dan memperkuat dampak ekonomi pariwisata,” ujar Wakil Menteri Perhubungan Suntana dalam keterangan resminya.
© Dream
Langkah pemberian insentif transportasi ini disinergikan dengan strategi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang telah menyiapkan 65 paket wisata, mencakup 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan destinasi unggulan lainnya.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyatakan optimisme bahwa kolaborasi antara paket wisata dan tiket murah ini akan mendongkrak pergerakan wisatawan.
“ Mudah-mudahan pada Desember nanti, dengan adanya diskon tiket berbagai moda transportasi, pergerakan wisata akan meningkat dan benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir 2025,” kata Ni Luh Puspa.
Pemerintah menargetkan kebijakan ini dapat mendorong pencapaian proyeksi kedatangan 1,3 juta wisatawan mancanegara dan sekitar 100 juta pergerakan wisatawan nusantara pada Desember 2025.
“ Seluruh paket dikurasi untuk memenuhi beragam preferensi wisatawan, sekaligus mendorong pencapaian proyeksi kedatangan 1,3 juta wisatawan mancanegara dan sekitar 100 juta pergerakan wisatawan nusantara pada Desember 2025,” tambah Ni Luh Puspa.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya