Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: CNN
Dream – Para penumpang pesawat Emirates diharuskan menjalani tes darah untuk Covid-19 sebelum naik ke atas pesawat. Tes pertama dilakukan pada penumpang dengan tujuan Tunisia pada Rabu, 15 April 2020 di Bandara Internasional Dubai, Persatuan Emirat Arab
Tes dilakukan oleh Otoritas Kesehatan Dubai di area Group Check-in Terminal 3. Hasilnya langsung dapat diketahui dalam 10 menit.
Emirates mengklaim sebagai maskapai pertama di dunia yang mewajibkan penumpang menjalani tes Covid-19.
" Kami sedang membuat rencana untuk meningkatkan kemampuan pengujian di masa depan dan memperluasnya ke penerbangan lain," kata Chief Operating Officer Emirates, Adel Al Redha.
" Ini akan memungkinkan kami untuk melakukan tes di tempat dan memberikan konfirmasi dengan cepat untuk para penumpang Emirates yang bepergian ke negara-negara yang memerlukan sertifikat uji Covid-19," ucap Adel melanjutkan.
© Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Tes serologi (darah) tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis infeksi virus corona aktif. Sebaliknya, mereka memeriksa protein dalam sistem kekebalan tubuh yang dikenal sebagai antibodi melalui sampel darah.
Tetapi, maskapai Emirates belum menyatakan apakah ada penumpang yang tidak diizinkan naik berdasarkan hasil tes.
Meski begitu, tes tersebut kemungkinan akan dipandang sebagai langkah tepat oleh para penumpang. Karena hal tersebut sangat membantu untuk menjawab kekhawatiran saat akan melakukan perjalanan.
© Ilustrasi (foto: Pexels)
Maskapai lainnya, Etihad Airways, juga mengumumkan akan menguji coba self service baru di bandara Abu Dhabi pada akhir April. Tes ini untuk membantu mengidentifikasi para penumpang dengan kondisi medis yang berpotensi masuk ke tahap awal Covid-19.
Teknologi ini dirancang untuk memonitor suhu, detak jantung dan laju pernapasan seorang penumpang.
Maskapai di seluruh dunia telah mengurangi sebagian besar armadanya karena pandemi Covid-19. Dengan perjalanan udara internasional melambat ketika negara-negara menutup perbatasan mereka atau membuat tindakan karantina yang ketat.
Analisis terbaru Asosiasi Transportasi Udara Internasional menunjukkan krisis Covid-19 akan membuat pendapatan penumpang pesawat turun hingga penurunan 55 persen dibandingkan 2019.
Sumber: edition.cnn.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya