Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Air Terjun Leke-leke (Shutterstock.com)
Dream - Bicara soal Bali, mungkin akan terbayang pantainya yang indah atau pedesaannya yang asri dan sejuk. Hal itu memang sudah menjadi identitas yang melekat pada Pulau Dewata.
Padahal, Bali punya banyak destinasi yang masih 'perawan'. Salah satunya, Air Terjun Leke-leke di Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Air terjun ini cukup tinggi, diapit pepohonan yang lebat. Udaranya juga sejuk, cocok buat traveler penyuka suasana alami.
Destinasi ini berjarak sekitar 1,5 jam dari Kuta dan bisa ditempuh dengan mobil atau motor. Di sepanjang jalan, kamu akan menjumpai pemandangan indah berupa hamparan sawah, perkebunan serta taman bunga.
Sampai di lokasi, kamu harus berjalan kaki dari tempat parkir menuju air terjun. Di sepanjang jalan, kamu akan melewati beberapa jembatan bambu.

Butuh sekitar 20 menit berjalan kaki. Kamu tidak perlu khawatir bakal bosan, sebab ada banyak spot unik yang sudah disediakan.
Masuk ke tempat ini, kamu diharuskan membeli tiket senilai Rp25 ribu. Tidak mahal, karena kamu bakal terpuaskan dengan pemandangan yang ada.
Puas di air terjun ini, kamu bisa bergeser ke destinasi lain yang masih ada di Tabanan. Contohnya, berwisata sejarah di situs kuno Desa Mangesta.
Di tempat ini, terdapat banyak sekali arca maupun pahatan batu dari masa kerajaan. Selain itu kamu juga bisa berendam di mata air panas Piling Kawang dan Belulang.
Lelah jalan-jalan, kamu bisa beristirahat di Desa Tista. Ada beberapa aktivitas wisata yang bisa kamu lakukan di desa ini seperti mengikuti workshop di kampung pandai besi, membajak sawah, dan masih banyak lagi.
Sumber: Liputan6.com/Adhita Diansyavira.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya