JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Kapal Pinisi Mewah The MAJ Oceanic Menawarkan Sensasi Traveling Tak Terlupakan (Foto: Instagram @themajoceanic)
Dream - Cara orang berwisata kini semakin berkembang seiring bertambahnya destinasi travel baru di Indonesia. Tak lagi menginap di hotel, kini banyak orang mulai merasakan sensasi tidur di atas kapal di destinasi favorit mereka.
Salah satu akomodasi yang menyediakan kemewahan tersebut adalah The MAJ Oceanic. Menyuguhkan kapal pinisi mewah pertama dari The MAJ Group, para traveler kini bisa menikmati keindahan laut dan alam di Taman Nasional Komodo dengan cara berlayar.
Memanjang hingga 47 meter, kapal pinisi legendaris bertiang ganda ini dibuat di Bira, Sulawesi Selatan. Sebagai destinasi gaya hidup traveling terbaru, MAJ Group mendesain The MAJ Oceanic memiliki fasilitas kamar tidur 6+1 dengan desain serta teknologi modern dan berkelas.
Untuk sekali berlayar, The MAJ Oceanic bisa membawa 12+2 penumpang yang siap berpetulang di perairan timur Indonesia untuk mengisi liburan sekolah tahun ini.
Selain mengunjungi pantai yang indah dengan pasir berwarna merah muda di Pink Beach, traveler takkan kehilangan pengalaman berharga selama berlibur dengan mengikuti berbagai kegiatan selama tinggal di The MAJ Oceanic. Traveler bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan flora dan fauna bawah laut Taman Nasional Komodo tanpa perlu menyelam.

Namun jika ingin merasakan sensasi lebih memuaskan dan sudah memiliki sertifikat menyelam, traveler bisa mengikuti kegiatan diving di Taman Nasional Komodo. Yang menggembirkan, seluruh perlengkapan snorkeling dan diving telah disediakan pengelola The MAJ Oceanic.
Fasilitas lain yang juga disediakan oleh The MAJ Oceanic adalah bermain kayak dan paddle board yang akan memanjakan traveler memandang lautan yang luas sangat luas.
Berada di Taman Nasional yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, The MAJ Oceanic tentunya akan mengajak traveler melihat dari dekat reptil kebanggaan Indonesia, Komodo yang tak bisa ditemukan di tempat manapun di dunia.
Jika beruntung, traveler bisa melihat ikan Mantan di sebuah lokasi bernama Mantan point. Traveler akan diajak snorkeling atau diving bersama ikan-ikan tersebut.
Di malam harinya, pengalaman menakjubkan siap menanti traveler saat menyaksikan senja ketika melintas Pulau Kalong. Di momen ini akan muncul ribuan kalong pemakan buah yang tengah mencari makanan dengan pemandangan langit senja.
View this post on Instagram
Meski berada di tengah lautan, bukan berarti traveler tak bisa menikmati olahraga golf. Di atas kapal pinisi mewah ini traveler bisa menguji kemampuan memukul bola golf dengan hamparan samudera biru sebagai lapangannya.
Jangan khawatir pukulan terbaik kamu akan menjadi sampah di dalam air karena bola golf terbuat dari bahan biogradable khusus berisi pangan ikan.
View this post on Instagram
Dijadwalkan kapal pinisi The MAJ Oceanic akan berlabuh di kawasan Labuan Baju dan Taman Nasional Komodo antara bulan Mei hingga Oktober. Sedangkan di bulan November sampai April, kapal akan berlayar di wilayah Raja Ampat.
Untuk menikmati seluruh fasilitas dari kapal pinisi mewah ini, traveler akan dikenakan biaya tarif sewa privat mulai dari US$9.000 per malam.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
