Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Museum Seni Bawah Air Cannes (Lonely Planet)
Dream - Kota Cannes di Riviera, Prancis, mungkin lebih dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan festival film tingkat dunia. Tetapi, sebenarnya kota ini punya banyak destinasi menarik untuk dikunjungi.
Di kota ini terdapat destinasi baru yang unik yaitu museum seni bawah air. Museum ini terletak di Île Sainte Marguerite yang merupakan kawasan konservasi laut.
Dikutip dari Lonely Planet, museum seni ini memiliki enam patung berbentuk topeng wajah berada di bawah permukaan laut. Masing-masing patung memiliki tinggi mencapai lebih dari enam kaki dan beratnya sekitar 12 ton.
Selain itu, bentuk topeng berkaitan dengan sejarah di Pulau Cannes. Pada akhir abad ke-17, pulau tersebut digunakan sebagai tempat untuk memenjarakan " Manusia Bertopeng Besi" akibat perdebatan modern tentang identitas, persona publik, dan kebohongan.
Karya seni tersebut diciptakan selama empat tahun oleh seniman bawah air asal Inggris, Jason deCaires Taylor. Ini merupakan karya instalasi pertamanya di Mediterania.
Setiap patung dibuat menggunakan semen non-toksik, ber-pH netral, bebas dari polutan berbahaya. Sehingga bisa menjadi bagian integral dari ekosistem lokal.
Selain menciptakan tempat menyelam baru yang menarik, museum bawah air ini diharapkan dapat membantu melestarikan flora dan fauna. Maka dari itu sebelum ditempatkan di bawah air, infrastruktur laut tua, sampah, pipa dan kabel tua disingkirkan lebih dulu
Patung-patung tersebut dibawa ke lokasi menggunakan perahu, dan ditempatkan ke posisinya dengan bantuan penyelam dan menggunakan crane. Untuk kamu yang penasaran ingin menyelam di antara patung-patung tersebut tidak perlu khawatir biaya, karena gratis.
Laporan: Yuni Puspita Dewi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya