Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Dream - Sering sakit? kamu mungkin masuk golongan orang dengan kecerdasan biasa-biasa saja. Karena orang yang cerdas selalu lebih sehat dan secara genetik cenderung tahan terhadap penyakit.
Temuan mengejutkan ini dipaparkan para peneliti dari Skotlandia yang menganalisis data 100 ribu orang di UK Biobank. Hasilnya menyebutkan jika orang cerdas cenderung lebih sehat daripada mereka yang memiliki IQ rendah.
Alasannya, ada hubungan genetik antara bagaimana tubuh kita menghadapi penyakit dan kecerdasan.
Para peneliti dari University of Edinburgh membandingkan data uji mental setiap peserta penelitian dengan gen mereka sendiri. Dan menemukan bahwa sifat-sifat yang terkait dengan penyakit dan kecerdasan sama-sama memiliki pengaruh genetik.
" Orang-orang berpendidikan tinggi memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik," kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Psychiatry tersebut.
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menemukan adanya korelasi genetik negatif yang signifikan antara pendidikan seseorang, kemampuan verbal-numerik dan penyakit Alzheimer, serta penyakit berat lainnya, seperti stroke.
Mereka yang memiliki risiko diabetes tipe dua juga dikaitkan dengan riwayat pendidikan yang gagal dan tingkat kemampuan verbal-numerik yang lebih rendah.
Tim peneliti juga menemukan adanya korelasi genetik negatif antara indeks massa tubuh dan kemampuan penalaran verbal-numerik. Artinya, orang cerdas cenderung tidak memiliki masalah berat badan.
Sementara mereka yang memiliki risiko terkena tekanan darah tinggi juga dikaitkan dengan pendidikan yang rendah.
" Penelitian kami menunjukkan temuan komprehensif yang tumpang tindih antara tingkat kemampuan kognitif, basis genetik yang berhubungan dengan ciri-ciri penyakit berat seperti tekanan darah tinggi atau rendah, serta gangguan fisik dan kejiwaan."
Namun peneliti mengatakan kondisi kesehatan dan kecerdasan seseorang tidak hanya dipengaruhi gen yang ada di tubuhnya. Tetapi juga karena gaya hidup yang dianut orang tersebut.
Misalnya, orang berpendidikan rendah mungkin tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai makanan dan minuman yang mereka konsumsi.
Profesor Ian Deary, yang memimpin penelitian, mengatakan penelitian ini bisa membantu dalam memahami kaitan antara rendahnya tingkat fungsi kognitif dan kesehatan yang buruk.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A