Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Jika bulan lalu kamu tak sempat menyaksikan Super Blue Blood Moon, jangan sampai melewatkan lagi fenomena yang satu ini. Yup, sebuah fenomena astronomi bakal menghiasi langit kembali minggu ini. Yakni Gerhana Matahari Sebagian.
Seperti dinyatakan NASA, Gerhana Matahari Sebagian terjadi saat matahari, bulan, dan bumi tidak berbaris sempurna, yang berarti bulan hanya menutupi sebagian matahari dan bayang-bayangnya.
Ilusi itu bisa menciptakan bentuk bulan sabit atau membuat tampak seolah ada potongan yang hilang dari sinar matahari.
Gerhana tersebut akan terjadi pada 15 Februari dan akan terlihat di Amerika Selatan dan Antartika, menurut Time and Date. Masyarakat di Chile, Argentina, Uruguay, Brasil selatan, dan Paraguay selatan berkesempatan menyaksikan fenomena tersebut.
Gerhana ini akan dimulai pada sore hari, dan gerhana maksimum (ketika poros kerucut bayangan bulan paling dekat dengan pusat Bumi) akan muncul sekitar dua jam kemudian, dengan total kejadian berlangsung selama sekitar empat jam.
Bergantung pada tempat kamu menyaksikan, jumlah sinar matahari yang menghalangi bulan akan bervariasi, semakin tinggi ke bagian selatan. Bulan diperkirakan akan menutupi hingga 40 persen matahari di lokasi seperti Ushuaia, Argentina, menurut National Geographic.
Meskipun gerhana parsial, kamu yang ingin menyaksikan tetap harus melindungi pandanga karena berbahaya jika melihat langsung ke matahari. NASA merekomendasikan untuk menggunakan kacamata gerhana jika ingin melihat dengan aman.
(Sumber: travelandleisure.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya