Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2021 Kemendikbud
Sudah menjadi pemandangan jamak jika anak usia Sekolah Dasar memiliki wawasan luas berkat gawai yang sering digunakannya. Tentu saja banyak anak mengetauhi istilah ASEAN walaupun masih sedikit yang memahaminya. Untuk itu, selama periode sekolah di rumah aja, Kemendikbud memberikan program Belajar dari Rumah yang bisa disimak oleh anak-anak. Pada episode 74, siswa kelas 5 SD diajak belajar mengenai ASEAN dan kebudayaannya. Seperti apa?

Pada episode 74 Belajar dari Rumah ini, Kak Ivan mengajak siswa kelas 5 untuk mempelajari ASEAN dan kebudayaannya dengan cara yang seru.
ASEAN atau Association of Southeast Asian Nation sendiri adalah perhimpunan bangsa-bangsa di wilayah Asia Tenggara yang memiliki 10 anggota termasuk Indonesia. Perhimpunan ini ditujukan untuk melakukan berbagai kegiatan seperti pemerintahan hingga kebudayaan. Serunya Belajar dari Rumah episode 74 ini, Kak Ivan juga menjelaskan pakaian adat dari Negara yang tergabung dalam ASEAN.

Secara geografis, bangsa-bangsa di wilayah Asia Tenggara memiliki jarak yang berdekatan atau bisa dibilang sebagai tetangga. Hal inilah yang menjadi salah satu kedekatan hingga lahir perhimpunan ASEAN. Dengan jarak yang berdekatan, tidak heran jika kebudayaan satu negara dengan yang lainnya memiliki beberapa kemiripan. Seperti Indonesia dengan Malaysia dan Brunei Darussalam.

Ayah dan Bunda banyak yang mendapat pertanyaan dari si kecil mengenai kenapa negara Malaysia memiliki budaya dan bahasa yang hampir mirip dengan Indonesia. Pertanyaan ini dijawab langsung oleh Kak Ivan dalam Belajar dari Rumah episode 74.
Alasannya adalah karena Malaysia dan Indonesia masih dalam satu rumpun sehingga budaya yang ada di dalamnya serupa dengan Tanah Air. Malaysia sendiri juga memiliki pakaian adat bernama Baju Kurung. Serupa dengan hijab di Indonesia, Baju Kurung memiliki desain yang longgar pada bagian lubang lengan, perut dan dada, serta dilengkapi dengan kerudung.
Tak hanya Malaysia, masing-masing negara di Asia Tenggara juga memiliki pakaian adat yang mencerminkan budaya bangsa tersebut. Myanmar punya busana adat bernama Longyi yang serupa dengan sarung. Sementara itu Vietnam memiliki pakaian adat bernama Ao Dai, serta Filipina yang identik dengan busana Nasional bernama Baro't.

Tak hanya belajar kebudayaan negara Asia Tenggara, Kak Ivan juga mengajarkan jenis-jenis peta pada Belajar dari Rumah episode 74 ini. Ada 5 jenis peta yang perlu dikenali seperti peta kadaster, peta skala kecil, peta skala sedang, peta skala besar, hingga peta skala geografis. Setelah mengetahui jenis peta, Kak Ivan juga memberikan cara menghitung taksiran suatu negara berdasarkan skala yang ada di peta.
Belajar di rumah aja tetap bisa seru dan menyenangkan. Saksisan program Belajar dari Rumah persembahan Kemendikbud setiap hari Senin-Jumat jam 10.30-11.00 untuk anak kelas 5 di TVRI.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya