6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(c) Shutterstock
Mengajari anak mencintai lingkungan memang harus dilakukan sedini mungkin. Ibu bisa memulainya saat menemani anak belajar dari rumah dengan memperkenalkan konsep lahan gambut. Supaya belajar terasa menyenangkan, manfaatkan tayangan Belajar dari Rumah episode 72 untuk siswa kelas 5 SD yang dihadirkan oleh Kemendikbud, yuk!

Jika konsep lahan gambut masih susah dipahami anak, ajak ia membaca Cerita Liburan Istimewa Arai yang ditampilkan dalam video Belajar dari Rumah episode 72 tersebut. Alurnya adalah tentang Arai yang ingin memberikan hadiah anyaman purun untuk sahabatnya Rumbun.
Namun saat ia mencari purun bersama ibu di lahan gambut, ternyata kini jadi lebih sulit karena lahan gambut sudah berubah menjadi perkebunan. Belum lagi kebakaran hutan yang sering terjadi dan menyebabkan banyak hewan kehilangan habitatnya.

Dari cerita Arai dan Rumbun, ternyata bisa disimpulkan jika lahan gambut sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Lahan ini sendiri banyak ditemukan di Kalimantan Selatan yang merupakan daerah dataran rendah berair. Lahan gambut sendiri terbuat dari timbunan materi organik seperti sisa pohon, tanaman, dan jasad hewan yang membusuk.
Keberadaan lahan gambut itu sendiri penting, karena menjadi tempat cadangan air alam dan mencegah banjir serta kebakaran. Selain itu, lahan gambut juga menjadi habitat dari beragam tumbuhan, burung, dan serangga. Nggak hanya itu, lahan tersebut juga berperan sebagai perangkap Co2 alami sehingga kualitas udara tetap terjaga. Kerusakan lahan gambut bisa berakibat pada hilangnya keanekaragaman flora dan faunda. Lahan gambut yang terbakar juga bisa menyebabkan emisi karbon dan menimbulkan perubahan iklim global.
Video Belajar dari Rumah episode 72 untuk siswa kelas 5 SD juga membahas tentang jaring-jaring makanan. Faktanya, di sekitar kita ternyata ada peristiwa tentang makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan yang lainnya, lho.
Misalnya yang terjadi di sawah, padi dimakan tikus, tikus dimakan ular sawah, dan ular sawah dimakan elang. Proses ini dikenal dengan istilah rantai makanan. Ada juga rantai makanan lain yang terbentuk di sawah yang melibatkan hewan-hewan dan tumbuhan lain yang saling berkaitan. Ilmuwan sering memperhatikan data banyaknya makhluk hidup dan posisi jaring makanan demi menjaga keseimbangan lingkungan.
Wah, ternyata video Belajar dari Rumah dari Kemendikbud mengajarkan banyak hal baru, ya! So, pastikan kamu ikuti terus program Belajar dari Rumah setiap Senin - Jumat jam 10.30-11.00 WIB untuk siswa kelas 5 SD.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
