Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Mainan Anak (Shutterstock)
Dream – Melihat mainan si kecil memenuhi setiap sudut rumah memang sangat menyebalkan. Rumah jadi tampak berantakan dan tidak nyaman. Jika sudah begini, biasanya para orangtua langsung memperingatkan anak-anak untuk membereskan mainannya.
Hal tersebut memang tidak salah. Meminta anak bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Tapi sebenarnya di balik kondisi mainan yang super berantakan menyimpan efek positif yang mungkin belum Sahabat Dream ketahui. Apa itu?
Kepekaan indera
Kelima indera anak akan distimulasi jadi lebih peka saat main berantakan dan kotor-kotoran. Meningkatkan kemampuan anak untuk menyentuh, merasa, mencium bau, hingga mengobservasi hal-hal di sekeliling mereka.
Memancing rasa ingin tahu
Saat mereka bermain dalam kondisi yang berantakan atau kotor, ternyata dapat meningkatkan rasa ingin tahu anak. Hal ini pun bisa membantu mereka untuk terpacu menambah wawasan dan ilmu baru yang penting untuk tumbuh kembang mereka.
Kemampuan motorik
Selain anggota badan anak bisa dirangsang bergerak aktif saat main berantakan, kemampuan motorik anak pun bisa meningkat secara signifikan.
Koordinasi tangan dan mata
Selain itu, kemampuan spasial anak pun bisa meningkat. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan koordinasi tangan dan mata mereka.
Kreativitas
Selain bermain, anak juga sekaligus belajar dan meningkatkan daya kreativitasnya. Ketika si kecil bersenang-senang dan mengeksplorasi hal-hal di sekitarnya, mereka juga dirangsang untuk melakukan dan menciptakan hal-hal baru dengan kreasi mereka sendiri. Namun, anak perlu didampingi dan diarahkan agar bisa bermain secara kreatif
Laporan Endah Wijayanti/ Liputan6.com
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya