Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Menghadapi masa pubertas anak laki-laki, tentunya jadi tantangan bagi para orangtua. Perubahan fisik dan emosi secara drastis, bakal dialaminya. Salah satunya adalah mimpi basah.
Hal tersebut adalah bagian alami dari pubertas. Bertentangan dengan apa yang diyakini sebagian orang, mimpi basah dapat terjadi jauh sebelum rambut kemaluan muncul.
" Mimpi basah hanyalah respons tubuh anak lelaki terhadap peningkatan kadar testosteron yang tiba-tiba," kata Jennifer O'Donnell, seorang psikolog anak, seperti dikutip dari Verywell.
Kondisi pubertas bisa menyebabkan anak laki-laki mengalami hasrat seksual yang tiba-tiba dan sering bersamaan dengan ereksi yang teratur dan terkadang spontan. Dengan testis yang dapat menghasilkan sel sperma, mimpi basah adalah respon yang benar-benar normal terhadap perubahan ini.
" Sebagai orangtua, jangan diam saja atau malah mengejek anak. Jelaskanlah soal mimpi basah dengan bahasa yang dimengertinya. Termasuk, efek dari hal tersebut," kata O'Donnell.
Hindari juga menekan anak untuk bercerita soal pengalaman pubertasnya. Pastikan saja Anda jadi orangtua yang selalu siap menjelaskan dan mendampingi untuk melewati masa puber yang kerap membuat anak lelaki bingung dan tak merasa percaya diri.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram